EFEK PEMBERIAN DANGKE TERHADAP PERUBAHAN MIKROBIOTA USUS DAN HISTOPATOLOGI NEUROGLIA HIPOKAMPUS PADA MENCIT (Mus Musculus) MODEL DEPRESI = THE EFFECT OF GIVING DANGKE ON CHANGES IN INTESTINAL MIKROBIOTA AND HISTOPATHOLOGY OF HIPOCAMPAL NEUROGLIA IN MICE (Mus Musculus) DEPRESSION MODEL


SULFIANA, SULFIANA (2026) EFEK PEMBERIAN DANGKE TERHADAP PERUBAHAN MIKROBIOTA USUS DAN HISTOPATOLOGI NEUROGLIA HIPOKAMPUS PADA MENCIT (Mus Musculus) MODEL DEPRESI = THE EFFECT OF GIVING DANGKE ON CHANGES IN INTESTINAL MIKROBIOTA AND HISTOPATHOLOGY OF HIPOCAMPAL NEUROGLIA IN MICE (Mus Musculus) DEPRESSION MODEL. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
P062212022-s6gL4fH1idzExUbv-20260122092048.jpeg

Download (93kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
P062212022-1-2.pdf

Download (583kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
P062212022-dp.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
P062212022-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Sulfiana. Efek Pemberian Dangke terhadap Perubahan Mikrobiota Usus dan Histopatologi Neuroglia Hipokampus pada Mencit (Mus Musculus) Model Depresi (dibimbing oleh Ilhamuddin dan Rosdiana Natzir) Latar Belakang. Depresi merupakan gangguan suasana perasaan (mood) dengan gejala utama sindrom depresi mengganggu neurogenesis pada hipokampus berkaitan dengan perubahan mikrobiota usus melalui jalur Gut-Brain Axis (GBA). Probiotik berpotensi untuk memodulasi GBA dan mengatasi depresi. Dangke adalah produk olahan susu, merupakan sumber Bakteri Asam Laktat (BAL) yang memengaruhi sumbu otak. Tujuan. Penelitian ini menguji suplementasi sediaan dangke terhadap perubahan mikrobiota usus lactobacillus sp dan histologi sel glia hipokampus mencit sehat dan depresi. Metode. Penelitian ini merupakan peneliitian eksperimental menggunakan metode rancangan acak lengkap (RALt) terdiri dari 5 kelompok perlakuan. Tahap pertama adalah induksi unpredictable chronic mild stress (UCMS) pada. Tahap kedua adalah penentuan status depresi dengan parameter sucrosa preference test (SPT) dan forced swimming test (FST); Tahap ketiga berupa penentuan dosis dan pemberian dangke; Tahap keempat identifikasi mikrobiota usus dengan menggunakan RT-PCR; Dan tahap kelima, pemeriksaan histopatalogi neuroglia hipokampus pada mencit setelah pemberian dangke. Hasil. Rasio preferensi sukrosa terendah pada kelompok kontrol depresi (43%), tertinggi pada kontrol sehat (75%). Kelompok perlakuan Dangke menunjukkan peningkatan dengan Perlakuan 1 tertinggi di antara perlakuan lainnya (64%), diikuti Perlakuan 3 (58%) dan Perlakuan 2 (56%) menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p < 0,05). Perlakuan 1 menunjukkan perbedaan SPT yang signifikan (p = 0,03) dibandingkan dengan kelompok kontrol depresi. Waktu Imobilitas pada FST pada kelompok kontrol depresi menunjukkan imobilitas tertinggi (179 detik). Pemberian dangke (Perlakuan 1) secara signifikan menurunkan waktu imobilitas menjadi 144 detik dibandingkan kelompok kontrol depresi (p = 0,02), mengindikasikan perbaikan perilaku keputusasaan. Pengukuran jumlah replikasi DNA mikrobiom pada kelompok kontrol depresi menunjukkan jumlah replikasi DNA terendah (3.216.985.724), kelompok kontrol sehat memiliki replikasi tertinggi (7.289.308.082). Pemberian Dangke pada perlakuan 1 menunjukkan jumlah replikasi tertinggi di antara kelompok perlakuan (6.321.454.265). Perlakuan 1 secara signifikan meningkatkan jumlah replikasi DNA dibandingkan kontrol depresi (p = 0,000) dan kelompok perlakuan dosis tinggi (Perlakuan 3; p = 0,004). Pemeriksaan histopatologi menunjukkan kerusakan saraf yang diukur dari jumlah sel neuroglia nekrotik. Kelompok kontrol depresi memiliki jumlah sel nekrotik tertinggi (135 sel), jauh di atas kelompok kontrol sehat. Kelompok perlakuan 1 (Dangke 1,8 g) menunjukkan penurunan signifikan menjadi 90 sel. Secara statistik, Perlakuan 1 berbeda signifikan dibandingkan kontrol depresi (p = 0,017) dan perlakuan 3 (p = 0,007). Kesimpulan. Pemberian dangke mampu secara signifikan menurunkan durasi imobilitas, meningkatkan jumlah mikrobiota usus secara bermakna jika dibandingkan dengan kelompok kontrol depresi dan perlakuan lain dengan dosis lebih tinggi dan mengurangi jumlah sel glia nekrotik di hipokampus. Kunci : Depresi,Dangke, Mikrobiota Usus, Neuroglia hipokampus

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Depresi,Dangke, Mikrobiota Usus, Neuroglia hipokampus.
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 04 May 2026 01:01
Last Modified: 04 May 2026 01:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55579

Actions (login required)

View Item
View Item