HAMKA, HAMKA (2026) PENGARUH PEMBERIAN NATA DE MANGOES TERHADAP POLA DEFEKASI MENCIT = THE EFFECT OF GIVING NATA DE MANGOES ON DEFECATION PATTERNS OF MICE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P062212015-CzpaEnqmQt3jbcg8-20260122170732.jpg
Download (290kB) | Preview
P062212015-1-2.pdf
Download (626kB)
P062212015-dp.pdf
Download (361kB)
P062212015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
HAMKA. Pengaruh Pemberian Nata de Mango Terhadap Pola Defekasi Mencit. (dibimbing oleh Syahrijuita dan Marhaen Hardjo). Latar belakang. Nata de mango adalah produk hasil fermentasi oleh bakteri Acetobacter xylinum, berbentuk gel yang mengandung kaya serat dan bermanfaat bagi pencernaan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek dari pemberian Nata de Mangoes terhadap pola defekasi mencit melalui observasi frekuensi defekasi, konsistensi dan berat feses mencit. Metode. Penelitian ini terbagi dari beberapa tahap: 1) pembuatan nata de mangoes melalui proses fermenentasi menggunakan bakteri Acetobacter xylinum. 2) eksperimen pemberian nata de mangoes pada hewan coba mencit sehat sebanyak 25 ekor yang terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol positif dengan pemberian inulin (P1), kontrol negatif dengan pemberian aquades (P2), pemberian Nata de Mangoes 0,02 gram (P3), pemberian Nata de Mangoes 0,04 gram (P4) dan pemberian Nata de Mangoes 0,08 gram (P5). Berat badan dan indeks massa tubuh mencit diamati setiap hari dipagi hari. Hasil. Kelompok pemberian nata de mangoes 0,02 gram dan 0,04 gram (P3 dan P4) secara umum cenderung tidak meningkatkan berat badan mencit secara signifikan 2) pemberian nata de mangoes 0,02 gram dan 0,04 gram (P3 dan P4) cenderung sama dengan kontrol positif (P1), yaitu tidak menyebabkan nilai IMT meningkat secara signifikan. 3) Pemberian nata de mangoes 0,02 gram, 0,04 gram ataupun 0,08 gram, secara umum dapat meningkatkan jumlah feses mencit saat defekasi, serta meningkatkan frekuensi defekasinya. 4) Pemberian nata de mangoes 0,02 gram, 0,04 gram ataupun 0,08 gram dapat meningkatkan konsistensi feses mencit saat defekasi (semakin lunak), serta meningkatkan berat feses yang dikeluarkan oleh mencit. 5) Berdasarkan statistik, nilai signifikansi frekuensi defekasi antarkelompok, yaitu 0,002 (p<0,05); nilai signifikansi konsistensi feses antarkelompok, yaitu 0,001 (p<0,05); serta, nilai signifikansi berat feses antarkelompok, yaitu 0,000 (p<0,05);. Kesimpulan. Pemberian Nata de Mangoes dapat mengontrol indeks massa tubuh mencit, menambah frekuensi defekasi mencit, serta mampu meningkatkan konsistensi feses dan berat feses mencit.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konstipasi, Nata de Mango, serat, selulosa, frekuensi defekasi, konsistensi feses. |
| Subjects: | Q Science > QP Physiology |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 04 May 2026 00:57 |
| Last Modified: | 04 May 2026 00:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55577 |
