INVESTIGASI DAMPAK NEGATIF CULTURAL BELIEF TERAPI KOMPLEMENTER PADA PROSES PENYEMBUHAN DIABETIC FOOT ULCER DI SULAWESI SELATAN: STUDI KUALITATIF = Investigation of the Negative Impact of Cultural Beliefs in Complementary Therapy on the Healing Process of Diabetic Foot Ulcers in South Sulawesi: A Qualitative Study


P., A. DIAN MIRANDA YUSRAN (2026) INVESTIGASI DAMPAK NEGATIF CULTURAL BELIEF TERAPI KOMPLEMENTER PADA PROSES PENYEMBUHAN DIABETIC FOOT ULCER DI SULAWESI SELATAN: STUDI KUALITATIF = Investigation of the Negative Impact of Cultural Beliefs in Complementary Therapy on the Healing Process of Diabetic Foot Ulcers in South Sulawesi: A Qualitative Study. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R012241004-Cover.jpg

Download (268kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
R012241004-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (447kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R012241004-dp(FILEminimizer).pdf

Download (306kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
R012241004-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Diabetic Foot Ulcer (DFU) merupakan komplikasi kronis diabetes melitus yang berisiko menimbulkan infeksi dan amputasi. Di Sulawesi Selatan, terapi komplementer berbasis kepercayaan budaya masih banyak digunakan oleh pasien DFU, meskipun praktik yang tidak berbasis bukti ilmiah berpotensi memperburuk penyembuhan luka. Namun, sampai saat ini belum ada penelitian mengenai dampak kepercayaan budaya terhadap penyembuhan DFU di Sulawesi Selatan.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan praktik terapi komplementer yang dilakukan oleh terapis tradisional serta mengidentifikasi dampak negatif kepercayaan budaya (cultural belief) terhadap proses penyembuhan Diabetic Foot Ulcer di Sulawesi Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Partisipan terdiri atas 14 orang, meliputi 7 terapis tradisional dan 7 pasien DFU yang pernah menggunakan terapi komplementer. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berbantuan perangkat lunak MaxQDA versi 24. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi metode dan sumber serta member checking. Hasil: Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa tema utama, yaitu: (1) warisan spiritual sebagai sumber legitimasi praktik terapis tradisional; (2) ketakutan terhadap tindakan medis dan kepercayaan pada warisan leluhur sebagai dasar pemilihan terapi komplementer; (3) pemaknaan kesembuhan melalui doa, ritual, dan penggunaan substansi tradisional; (4) persepsi perbaikan subjektif meskipun luka tidak sembuh secara klinis; (5) munculnya dampak negatif berupa infeksi, progresivitas luka, nyeri, nekrosis, serta dampak psikologis dan finansial; dan (6) kepatuhan pasien terhadap larangan dan ritual budaya yang justru menghambat akses terhadap perawatan medis. Kepercayaan budaya terbukti bermakna dalam menunda pengobatan medis dan memperburuk kondisi luka DFU. Kesimpulan: Kepercayaan budaya dan praktik terapi komplementer yang tidak terintegrasi dengan bukti ilmiah dapat berdampak negatif terhadap proses penyembuhan Diabetic Foot Ulcer. Diperlukan pendekatan keperawatan transkultural yang sensitif budaya namun tetap berlandaskan evidence-based practice untuk meminimalkan risiko, meningkatkan kepatuhan terhadap perawatan medis, serta mengoptimalkan hasil penyembuhan pasien DFU.

Keyword : Diabetic Food Ulcer, Terapi Komplementer, Cultural Belief.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Diabetic Foot Ulcer, Complementary Therapy, Cultural Beliefs.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 04 May 2026 00:52
Last Modified: 04 May 2026 00:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55575

Actions (login required)

View Item
View Item