NENGSIH, RATNA (2026) Evaluasi Perilaku Perawat Komunitas dalam Home Visit Berdasarkan Pedoman Perilaku sebagai Penjabaran Kode Etik Keperawatan di Kabupaten Pinrang = Evaluation of Community Nurses’ Ethical Behavior in Home Visits Based on the Behavioral Guidelines as a Derivation of the Nursing Code of Ethics in Pinrang Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
R012231014-Cover.jpg
Download (250kB) | Preview
R012231014-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (525kB)
R012231014-dp(FILEminimizer).pdf
Download (285kB)
R012231014-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Perawat komunitas sebagai ujung tombak layanan primer memiliki tanggung jawab menjunjung tinggi nilai etik selama home visit. Namun pelanggaran etik masih ditemukan, baik dalam interaksi dengan pasien, sejawat, maupun masyarakat. Tujuan: Mengevaluasi perilaku etik perawat komunitas selama home visit berdasarkan pedoman perilaku sebagai penjabaran kode etik keperawatan. Metode: Penelitian menggunakan mixed method sequential explanatory dengan kuesioner dan observasi pada 210 perawat, wawancara pada 6 partisipan. Instrumen menggunakan pedoman perilaku sebagai penjabaran kode etik Persatuan Perawat Nasional Indonesia mencakup lima domain: perawat-pasien, praktik, masyarakat, teman sejawat, dan profesi. Hasil: Hasil kuantitatif perilaku etik perawat komunitas keseluruhan pada kategori prima (73,3%) dan baik (26,7%). Domain perawat dan pasien, 71% prima dan 29% baik; domain perawat dan praktik 75,7% prima dan 24,3% baik; domain perawat dan profesi dengan capaian tertinggi 84,8% prima dan 15,2% baik. Domain perawat dan masyarakat menunjukkan variasi dengan 54,3% prima, 23,3% baik, 16,7% cukup, dan 5,7% buruk, serta domain perawat dan teman sejawat menunjukkan 40,5% prima, 40,5% baik, 18,6% cukup, dan 0,5% buruk. Wawancara menghasilkan lima tema utama: (1) proses adaptasi perawat dalam menjembatani nilai budaya dengan intervensi keperawatan, (2) keterbatasan peran perawat dalam edukasi kebencanaan masyarakat, (3) dinamika penerapan berbasis bukti, (4) dilema etik perawat dalam pelaporan pelanggaran sejawat dan (5) strategi perawat dalam membangun komunikasi korektif yang konstruktif antar sejawat. Kesimpulan: Perawat komunitas di Kabupaten Pinrang menunjukkan perilaku etik yang baik, namun masih diperlukan penguatan dalam pengelolaan konflik nilai budaya, edukasi kesiapsiagaan bencana, penerapan praktik berbasis bukti, dan peran korektif antar sejawat melalui pelatihan etik kontekstual, peningkatan literasi ilmiah, serta supervisi berkelanjutan.
Keyword : Perilaku etik, perawat komunitas, home visit, kode etik keperawatan, pedoman perilaku, layanan primer.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perilaku etik, perawat komunitas, home visit, kode etik keperawatan, pedoman perilaku, layanan primer. |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 07:23 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 07:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55565 |
