PENGOPTIMUMAN PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN DI KOTA AMBON UNTUK MEWUJUDKAN KOTA BERSIH LAUT BIRU = OPTIMIZATION OF SUSTAINABLE WASTE MANAGEMENT IN AMBON CITY TO CREATE A CLEAN CITY BLUE OCEAN


MAGRIB, NOVITA IRMA DIANA (2026) PENGOPTIMUMAN PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN DI KOTA AMBON UNTUK MEWUJUDKAN KOTA BERSIH LAUT BIRU = OPTIMIZATION OF SUSTAINABLE WASTE MANAGEMENT IN AMBON CITY TO CREATE A CLEAN CITY BLUE OCEAN. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
P033231036-KAMLIg3GWcNlfvap-20260120162528.jpg

Download (654kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
P033231036-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
P033231036-dp.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
P033231036-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 January 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

NOVITA IRMA DIANA MAGRIB. Pengoptimuman Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kota Ambon untuk Mewujudkan Kota Bersih Laut Biru (dibimbing oleh Mahatma Lanuru, Esther Sanda Manapa) Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon mendata angka timbulan sampah Kota Ambon mencapai 250 ton per hari sementara kemampuan daya angkut dari pemerintah kota hanya 186 ton per hari. Jadi setiap hari tersisa 64 ton yang tak bisa terangkut. Hal ini mengakibatkan sampah menumpuk terus menerus dan tak akan pernah habis karena setiap hari masyarakat membuang sampah. Tingkat partisipasi masyarakat dan pihak pemerintah dalam menangani sampah secara mandiri masih kurang. Penelitian bertujuan menganalisis pola integrasi sistem pengelolaan sampah Kota Ambon, menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dengan Uji Analisis Faktor dan menganalisis konsep pengelolaan sampah Kota Ambon dengan analisis SWOT. Metode penelitian ini dibagi menjadi tiga yakni mengintegrasian sistem secara holistik, uji conjoint dengan metoda rank contingent teknis dan non teknis serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jam kerja dari 5 jam menjadi 7 jam (dump truck) maka pengangkutan sampah dapat dicapai 3 trip/hari dengan volume sampah yang terangkut akan mengalami peningkatan dari sebelumnya yaitu dari rata-rata 540 m3/hari menjadi 870 m3/hari serta waktu operasional arm roll dioptimalkan 5 jam/hari, maka jumlah ritasi maksimum pengangkutan sampah yang dapat dicapai adalah 4 trip per hari, masyarakat menginginkan kendaraan pengumpul bermesin dengan frekuensi pengumpulan setiap hari selain itu masyarakat juga bersedia melakukan pemilahan sampah di sumber dan menginginkan biaya retribusi yang lebih rendah serta analisis SWOT menunjukkan bahwa pengelolaan persampahan Kota Ambon berada di Kuadran IV yaitu strategi defensive. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan jam kerja untuk dump truck dan pick up serta memaksimalkan waktu pengangkutan sampah dengan armroll truck dapat menekan timbulan sampah setiap harinya. Untuk analisis conjoint menyebutkan bahwa masyarakat menginginkan kendaraan pengumpul bermesin dengan frekuensi pengumpulan setiap hari dan bersedia melakukan pemilahan sampah dengan biaya retribusi yang lebih rendah. Berdasarkan analisis SWOT posisi faktor internal dan eksternal sub-sektor persampahan pada Kuadran IV menunjukkan bahwa kelemahan dan ancaman lebih dominan daripada kekuatan dan peluang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Integrasi Pengelolaan Sampah, Uji Conjoint, Analisis SWOT
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Lingkungan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 30 Apr 2026 07:22
Last Modified: 30 Apr 2026 07:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55564

Actions (login required)

View Item
View Item