YURDIN, MUSNIAR (2026) Hubungan Tingkat Stres dengan Perilaku Perawatan Diri pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Makassar = The Relationship Between Stress Levels and Self-Care Behavior in Type 2 Diabetes Mellitus Patients in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011221024-Cover.png
Download (304kB) | Preview
R011221024-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (313kB)
R011221024-dp(FILEminimizer).pdf
Download (178kB)
R011221024-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 April 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui perilaku perawatan diri yang konsisten. Salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi kemampuan pasien dalam menjalankan perawatan diri adalah tingkat stres. Stres yang tidak terkelola dengan baik berpotensi mengganggu kepatuhan pasien dalam menjalankan aktivitas perawatan diri sehari-hari. Tujuan. Mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan perilaku perawatan diri pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kota Makassar. Metode. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel menggunakan rumus slovin. Sampel penelitian berjumlah 146 responden penderita diabetes melitus tipe 2 dengan menggunakan teknik nonprobability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres dan Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) untuk menilai perilaku perawatan diri. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman rho. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat stres ringan (50.7%) dan memiliki perilaku perawatan diri pada kategori rendah (56.8%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan perilaku perawatan diri pada penderita diabetes melitus tipe 2 (r = −0,309; p = 0,000). Arah hubungan negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres yang dialami responden, semakin rendah perilaku perawatan diri yang dijalankan. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku perawatan diri pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kota Makassar. Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap aspek psikologis, khususnya stres, dalam upaya meningkatkan perilaku perawatan diri pasien diabetes melitus tipe 2.
Keyword : stress level, self-care behavior, type 2 diabetes mellitus.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stress level, self-care behavior, type 2 diabetes mellitus. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 06:59 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 06:59 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55552 |
