Pembentukan Jagung Hibrida Unggul Baru melalui Perakitan Galur Mandul Jantan sebagai Tetua Betina = Formation of New Superior Hybrid Corn Through The Assembly of Male Sterile Lines as Female Parents


FADHLI, NUR (2026) Pembentukan Jagung Hibrida Unggul Baru melalui Perakitan Galur Mandul Jantan sebagai Tetua Betina = Formation of New Superior Hybrid Corn Through The Assembly of Male Sterile Lines as Female Parents. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
P013221011-dDicVlJuGjH2ZMq5-20260121122213.jpeg

Download (359kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
P013221011-1-2.pdf

Download (575kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
P013221011-dp.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
P013221011-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Pemilihan varietas jagung untuk pertanaman merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi hasil produksi. Pengembangan galur mandul jantan melalui konsep Cytoplasmic male sterile (CMS) merupakan metode efektif dalam pembentukan varietas hibrida yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan pendekatan manual yang memerlukan kegiatan detasseling. Tujuan. Pembentukan varietas jagung hibrida unggul baru dengan memanfaatkan galur mandul jantan sebagai tetua betina merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode. Penelitian menggunakan beberapa genotipe jagung yang pengujiaannya meliputi identifikasi galur penginduksi mandul jantan untuk mengidentifikasi galur penginduksi mandul jantan sebagai tetua betina, karakterisasi plasmanutfah dan identifikasi galur pemulih dilakukan untuk pemilihan calon tetua jantan dengan produktivitas tinggi, selanjutnya evaluasi dilakukan di dataran tinggi dan rendah untuk mengetahui genotipe jagung hibrida hasil persilangan galur mandul jantan dengan galur normal yang memberikan hasil produksi tinggi. Hasil. Galur JHD14 dan JHD15 terindikasi sebagai penginduksi mandul jantan dengan persentase mandul jantan masing-masing 100% dan 75.18%. Selanjutnya hasil analisis indeks seleksi menunjukkan genotipe HDMT28, MDKL, dan HR-5 sebagai galur terbaik dengan potensi sebagai calon tetua dengan produktivitas tinggi. Evaluasi genotipe jagung hasil silangan galur mandul jantan dengan galur normal menunjukkan genotipe JHD15/HDMT 52-LS memiliki potensi produktivitas teringgi dengan nilai 10.32 t ha-1. Kesimpulan. Berdasarkan indeks seleksi, genotipe JHD15/HDMT 52-LS menunjukkan hasil yang memenuhi atau melampaui varietas komersial saat ini dan menunjukkan potensinya untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai varietas jagung hibrida unggul.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: genotipe; indeks seleksi; mandul jantan; Zea mays
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Pertanian
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 30 Apr 2026 06:49
Last Modified: 30 Apr 2026 06:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55546

Actions (login required)

View Item
View Item