PENGARUH PEMBERIAN TRI-PO TERHADAP POPULASI PENGGEREK BATANG PUTIH (Schirpopaga innotata) PADA PERTANAMAN PADI = The effect of TRI-PO application on stem borer (Schirpopaga innotata) populations in rice crops


MAHARANI, ADE DWI (2026) PENGARUH PEMBERIAN TRI-PO TERHADAP POPULASI PENGGEREK BATANG PUTIH (Schirpopaga innotata) PADA PERTANAMAN PADI = The effect of TRI-PO application on stem borer (Schirpopaga innotata) populations in rice crops. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
G061211041-ZnEhMeBmVH8z243D-20260212141301.jpg

Download (223kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G061211041-1-2.pdf

Download (347kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G061211041-dp.pdf

Download (196kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G061211041-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 March 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama di Indonesia. Salah satu kendala utama dalam budidaya padi adalah serangan serangga penggerek batang padi, yang menduduki peringkat kedua dari semua hama tanaman padi pada tahun 2021. Untuk menekan populasi hama, petani masih sangat bergantung pada pestisida kimia sintetik, yang menimbulkan dampak negatif seperti resistensi hama, matinya musuh alami, dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang ramah lingkungan, yaitu pemanfaatan agens hayati seperti jamur entomopatogen Trichoderma sp.. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian agens hayati TRI-PO yang berbahan aktif jamur Trichoderma dan Pleurotus terhadap populasi dan intensitas serangan penggerek batang padi putih (Scirpophaga innotata) pada pertanaman padi. Metode. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (kontrol tanpa aplikasi), P1 (aplikasi TRI-PO sebelum tanam), dan P2 (aplikasi TRI-PO setelah tanam). Data diukur berdasarkan populasi larva dan intensitas serangan hama dari minggu ke-6 hingga minggu ke-13. Hasil. penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi TRI-PO baik sebelum maupun setelah tanam belum mampu menekan populasi dan intensitas serangan penggerek batang padi putih secara signifikan selama periode pengamatan dibandingkan dengan kontrol (P0). Kesimpulan. Efektivitas TRI-PO (Trichoderma dan Pleurotus) dalam menekan populasi penggerek batang padi tidak signifikan karena terhambat oleh ketidaktepatan waktu aplikasi dan kondisi lahan kering. Aplikasi sebelum tanam (P1) lebih optimal untuk kolonisasi dibandingkan setelah tanam (P2). Pengendalian hayati ini perlu diintegrasikan dengan pengaturan irigasi dan konservasi musuh alami untuk meningkatkan efektivitasnya.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: : Intensitas serangan; Jamur entomopatogen; Pengendalian hayati; Populasi larva; Pleurotus; Trichoderma sp.
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Proteksi Tanaman
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 30 Apr 2026 05:41
Last Modified: 30 Apr 2026 05:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55534

Actions (login required)

View Item
View Item