Adaptasi Petani Padi pada Lahan Rawan Banjir di Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros = Adaptation of Rice Farmers on Flood-Prone Land in Allepolea Subdistrict, Lau District, Maros Regency


MAKMUR, NURFAJRIANI (2026) Adaptasi Petani Padi pada Lahan Rawan Banjir di Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros = Adaptation of Rice Farmers on Flood-Prone Land in Allepolea Subdistrict, Lau District, Maros Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
G021211102-bBfWSEU2wl0RaKjr-20260225130700.jpg

Download (392kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G021211102-1-2.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G021211102-dp.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G021211102-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya frekuensi banjir musiman di Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, yang mengganggu produksi padi dan menurunkan pendapatan petani. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk adaptasi petani dalam menghadapi banjir serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan adaptasi tersebut. Metode. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pemilihan informan secara purposive, melibatkan 18 informan terdiri dari petani, ketua kelompok tani, dan penyuluh pertanian. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menerapkan tiga bentuk adaptasi utama: (1) adaptasi teknis melalui penyesuaian pola tanam, penggunaan varietas tertentu, serta pemanfaatan pengetahuan dan kearifan lokal; (2) adaptasi ekonomi melalui diversifikasi pendapatan seperti berdagang, beternak, dan bekerja harian serta memanfaatkan pinjaman modal; dan (3) adaptasi sosial-budaya melalui modal sosial, gotong royong, dan dukungan kelembagaan berperan dalam memperkuat ketahanan petani menghadapi risiko banjir. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi petani Allepolea bersifat dinamis, namun masih dominan tradisional dan berbasis pengalaman, sehingga diperlukan peningkatan penyuluhan, perbaikan infrastruktur drainase, dan akses permodalan untuk memperkuat ketahanan petani terhadap banjir musiman.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Banjir Musiman, Adaptasi Petani Padi, Praktik Pertanian Adaptif
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 30 Apr 2026 01:07
Last Modified: 30 Apr 2026 01:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55512

Actions (login required)

View Item
View Item