JUMRANA, JUMRANA (2026) EFEKTIVITAS BIOCHAR KULIT KAKAO DAN PUPUK NITROGEN TERHADAP PRODUKSI TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) = EFFECTIVENESS OF COCOA SHELL BIOCHAR AND NITROGEN FERTILIZER ON COCOA (Theobroma cacao L.) PLANT PRODUCTION. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
G011211148-mEM9Bd2DsIkPjyaV-20260224114131.jpg
Download (196kB) | Preview
G011211148-1-2.pdf
Download (256kB)
G011211148-dp.pdf
Download (151kB)
G011211148-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 January 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas perkebunan yang sangat penting bagi perekonomian Indonesia sebagai sumber devisa dan pendapatan petani. Produksi kakao nasional masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait produktivitas dan kualitas hasil panen yang perlu ditingkatkan secara berkelanjutan tanpa memperluas areal tanam secara signifikan. Salah satu upaya efisiensi budidaya kakao adalah dengan pemanfaatan bahan tambahan seperti biochar kulit kakao dan pupuk nitrogen yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan ketersediaan nutrisi tanaman. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pemberian biochar kulit kakao dan pupuk nitrogen terhadap produksi tanaman kakao. Metode. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama terdiri dari tiga taraf biochar kulit kakao yaitu: 0 kg/pohon, 5 kg/pohon, 10 kg/pohon, sedangkan anak petak terdiri dari empat taraf pupuk nitrogen yaitu: 0 g/pohon, 150 g/pohon, 300 g/pohon, 450 g/pohon. Analisis yang digunakan ialah analisis ragam ANOVA. Apabila berpengaruh nyata, maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf kepercayaan 95% (α 0,05). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara biochar kulit kakao dan pupuk nitrogen pada kadar klorofil daun terbaik yakni 5 kg/pohon (b1) dan pupuk nitrogen 300 g/pohon (n2). Biochr kulit kakao 5 kg/pohon (b1) memberikan hasil tertinggi pada parameter jumlah dompol bunga (198,19), berat buah (514,32 gr), produksi per pohon (0,45 kg), dan produksi per hektar (374,07). Kombinasi antara biochar kulit kakao 5 kg/pohon (b1) dan 150 g/pohon (n1) memberikan hasil terbaik pada rata-rata jumlah buah setelah pengaplikasian yaitu 31,62. Kombinasi antara biochar kulit kakao 5 kg/pohon (b1) dan 450 g/pohon (n3) memberikan hasil terbaik pada rata-rata jumlah buah setelah pengaplikasian yaitu 11,833. kombinasi antara biochar kulit kakao 10 kg/pohon (b2) dan 150 g/pohon (n1) memberikan hasil terbaik pada bobot 100 biji basah yaitu 198,975 gr. Kombinasi antara biochar kulit kakao 5 kg/pohon (b1) dan 300 g/pohon (n3) memberikan hasil terbaik pada bobot 100 biji kering yaitu 92,708 gr. Kombinasi antara biochar kulit kakao 10 kg/pohon (b2) dan 300 g/pohon (n2) memberikan hasil terbaik pada rata-rata leaf mass per area (LMA) daun yaitu 0,0126. Kesimpulan. Interaksi perlakuan biochar kulit kakao dengan pupuk nitrogen memberikan pengaruh signifikan terhadap parameter klorofil daun tanaman kakao dan berpengaruh terhadap produksi tanaman kakao. Pemberian biochar kulit kakao 5 kg/pohon dapat menjadi rekomendasi terbaik karena bisa meningkatkan produksi buah kakao termasuk meningkatkan jumlah dompol bunga, berat buah. Pemberian pupuk nitrogen memberikan pengaruh ke berat buah kakao, namun tidak signifikan
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biochar, Nitrogen, Kakao |
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 06:51 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 06:51 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55498 |
