NERACA SUMBER DAYA HASIL HUTAN BUKAN KAYU (HHBK) KEMIRI TERHADAP KEBERLANJUTAN PENGHIDUPAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN = BALANCE SHEET OF NON-TIMBER FOREST PRODUCTS (NTFP) FROM CANDLENUT TREES IN RELATION TO THE SUSTAINABILITY OF THE LIVELIHOODS OF COMMUNITIES SURROUNDING THE EDUCATIONAL FOREST OF HASANUDDIN UNIVERSITY


ABDULLAH, ABDULLAH (2026) NERACA SUMBER DAYA HASIL HUTAN BUKAN KAYU (HHBK) KEMIRI TERHADAP KEBERLANJUTAN PENGHIDUPAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN = BALANCE SHEET OF NON-TIMBER FOREST PRODUCTS (NTFP) FROM CANDLENUT TREES IN RELATION TO THE SUSTAINABILITY OF THE LIVELIHOODS OF COMMUNITIES SURROUNDING THE EDUCATIONAL FOREST OF HASANUDDIN UNIVERSITY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M012231012-Cover.jpg

Download (182kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
M012231012-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (957kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M012231012-dp(FILEminimizer).pdf

Download (124kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
M012231012-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 22 April 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABDULLAH. Neraca Sumber Daya Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Kemiri Terhadap Keberlanjutan Penghidupan Masyarakat Sekitar Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin (dibimbing oleh Makkarennu dan Syahidah). Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) seperti kemiri Didesa Batu Putih dan Cenrana Baru memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian masyarakat sekitar hutan. Namun, pengelolaan yang kurang efisien dan minimnya informasi mengenai neraca, kontribusi dan tingkat kesejahtraan petani kemiri menghambat optimalisasi pemanfaatannya. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk memahami perubahan cadangan, penambahan, dan deplesi sumber daya kemiri guna pengelolaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung neraca fisik dan neraca moneter kemiri Didesa Batu Putih dan Desa Cenrana Baru, Kabupaten Maros. Penelitian meliputi: 1) observasi lapangan, dilakukan untuk mendapatkan data mengenai proses pemanfaatan kemiri dan produksi kemiri; 2) wawancara, dilakukan dengan petani kemiri; 3) studi literatur, dilakukan untuk melengkapi informasi yang relevan dengan penelitian, termasuk data sekunder dari instansi terkait; 4) data dianalisis menggunakan metode perhitungan neraca fisik (cadangan awal, penambahan, deplesi, dan cadangan akhir) dan neraca moneter (konversi nilai cadangan ke satuan Rupiah); 5) menghitung kontribusi usaha kemiri terhadap penhidupan masyarakat; 6) menghubungkan Kontribusi usaha kemiri dengan tingkat kesejahtraan petani. Penelitian menunjukkan total cadangan akhir fisik kemiri sebesar 2.213 Kg/Tahun dengan nilai moneter mencapai Rp.968.160.000 per tahun dan berkontribusi rata-rata 68,12% serta tingkat kesejahtraan dengan rata-rata 617 Kg/Tahun masuk dalam Kategori (Cukup). ini menunjukkan masih banyak peluang pengembangan yang dapat dilakukan. Kemiri memiliki potensi ekonomi yang besar dan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan utama masyarakat. Pengelolaan berkelanjutan melalui pelestarian pohon kemiri dan peningkatan efisiensi produksi diperlukan untuk memastikan ketersediaan sumber daya jangka panjang.

Kata kunci: Kemiri;HHBK; neraca fisik moneter; Kontribusi; Tingkat Kesejahtraan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kemiri;HHBK; neraca fisik moneter; Kontribusi; Tingkat Kesejahtraan.
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 29 Apr 2026 06:25
Last Modified: 29 Apr 2026 06:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55491

Actions (login required)

View Item
View Item