AL-BARACK, MUHAMMAD ARFAN (2026) AKTIVITAS SATWA LIAR TERHADAP SAMPAH DI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH KAWASAN WISATA BIRA, KECAMATAN BONTO BAHARI, KABUPATEN BULUKUMBA = WILDLIFE ACTIVITIES TOWARDS GARBAGE AT THE GARBAGE DISPOSAL SITE IN THE BIRA TOURIST AREA, BONTO BAHARI DISTRICT, BULUKUMBA REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
M012231006-Cover.jpg
Download (411kB) | Preview
M012231006-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (652kB)
M012231006-dp(FILEminimizer).pdf
Download (360kB)
M012231006-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 22 April 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Indonesia menghadapi permasalahan sampah yang semakin serius, khususnya di kawasan wisata dengan pengelolaan yang belum memadai. Penumpukan sampah dapat menarik satwa liar untuk mencari makan dan meningkatkan risiko konsumsi material non-alami yang berdampak pada kesehatan serta kelangsungan hidup satwa. Pemahaman interaksi satwa liar dengan sampah penting untuk mendukung pengelolaan lingkungan dan konservasi. studi ini bertujuan menganalisis perilaku dan interaksi satwa liar dengan sampah di lokasi pembuangan sampah kawasan Wisata Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Penelitian dilakukan pada Juni–September 2024 menggunakan kamera jebak, dengan variabel meliputi kondisi lokasi, spesies satwa, dan aktivitas yang berkaitan dengan sampah. Hasil observasi mengidentifikasi 13 lokasi pembuangan sampah dengan ukuran serta status pengelolaan yang beragam, baik resmi maupun tidak resmi, yang sebagian besar berada di sekitar kawasan Wisata Bira dan masih aktif tanpa sistem pengelolaan yang memadai. Pengamatan menghasilkan sebanyak 2.582 rekaman kamera jebak yang mengidentifikasi sembilan spesies satwa liar. Tiga spesies dengan frekuensi kemunculan tertinggi, masing-masing melebihi 40 rekaman, adalah Babi Berkutil Sulawesi (Sus celebensis), Monyet Hitam (Macaca maura), dan Biawak (Varanus salvator bivittatus). Proporsi aktivitas satwa liar di lokasi pembuangan sampah menunjukkan Babi Berkutil Sulawesi merupakan spesies yang paling dominan dalam aktivitas mencari makan dan makan, diikuti oleh Monyet Hitam dan Biawak. Nilai indeks Jaccard menunjukkan tingkat kesamaan yang tinggi antara aktivitas mencari makan dan makan pada Babi Berkutil Sulawesi (~0,75). Sementara itu, pada Biawak, aktivitas melintas dan istirahat memiliki tingkat kesamaan yang sangat tinggi (~0,75–1), sedangkan Monyet Hitam menunjukkan variasi perilaku yang lebih kompleks dibandingkan kedua spesies lainnya. Uji chi-kuadrat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara spesies satwa dengan jenis interaksi (p = 0,0001) serta jenis sampah (p = 0,001227), namun tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan warna sampah (p = 0,292). Hasil analisis GLM (General Linear Model) menunjukkan bahwa Babi Berkutil Sulawesi paling sering berinteraksi dengan kantong plastik melalui perilaku memegang, menarik, dan mengunyah, serta memiliki hubungan signifikan dengan warna hitam dan bening. Biawak cenderung berinteraksi dengan botol plastik, gelas plastik, kertas bungkus nasi, dan styrofoam melalui perilaku memegang dan mengangkut, serta menunjukkan hubungan signifikan dengan hampir semua warna kecuali bening dan hitam. Monyet Hitam menunjukan interaksi yang signifikan dengan gelas plastik dan styrofoam melalui perilaku mendorong, dengan hubungan signifikan terhadap warna hijau. Kehadiran satwa cenderung meningkat di lokasi yang lebih dekat dengan permukiman, menunjukkan bahwa sampah, khususnya plastik, mempengaruhi perilaku satwa liar dan menegaskan perlunya pengelolaan sampah berkelanjutan di kawasan wisata dan habitat satwa liar.
Kata kunci: lokasi pembuangan sampah; sampah wisata; perilaku dan interaksi satwa liar.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Waste disposal sites; tourist waste; wildlife behavior and interaction. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 06:19 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 06:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55490 |
