Analisis Neraca dan Nilai Tambah dalam Pemanfaatan Gula Aren di Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng = Analysis of Balance Sheet and Added Value in Palm Sugar Utilization in Umpungeng Village, Lalabata District, Soppeng Regency


RIFKI, MUHAMMAD (2026) Analisis Neraca dan Nilai Tambah dalam Pemanfaatan Gula Aren di Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng = Analysis of Balance Sheet and Added Value in Palm Sugar Utilization in Umpungeng Village, Lalabata District, Soppeng Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011221175-Cover.png

Download (100kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
M011221175-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (194kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011221175-dp(FILEminimizer).pdf

Download (124kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
M011221175-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Gula aren merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan, khususnya di Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Namun, pemanfaatannya masih dilakukan secara tradisional dan belum didukung pencatatan sistematis terkait ketersediaan sumber daya dan nilai ekonomi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung neraca pemanfaatan gula aren serta menghitung nilai tambah dari pengolahan gula aren. Metode. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Desember 2025 di Desa Umpungeng dengan melibatkan 60 responden petani aren yang ditentukan secara sensus. Analisis data meliputi neraca fisik, neraca moneter, dan analisis nilai tambah menggunakan metode hayami. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cadangan awal gula aren sebesar 292.560 kg, penambahan sebesar 219.420 kg, deplesi sebesar 292.800 kg, sehingga diperoleh cadangan akhir sebesar 219.180 kg. Secara moneter, nilai cadangan awal sebesar Rp. 4.851.840.000, nilai penambahan sumber daya sebesar Rp. 3.638.880.000, nilai deplesi sebesar Rp. 4.839.856.200 , sehingga nilai cadangan akhir moneter sebesar Rp. 16.981.440.000. Analisis nilai tambah menunjukkan bahwa pengolahan nira aren menghasilkan nilai tambah sebesar Rp. 8.500 per kg dengan rasio nilai tambah sebesar 68 persen, sehingga usaha gula aren dinilai layak secara ekonomi. Kesimpulan. Pemanfaatan gula aren memiliki potensi ekonomi yang baik dan memberikan nilai tambah bagi petani, namun diperlukan pengelolaan dan pencatatan usaha yang lebih efisien untuk meningkatkan keberlanjutan usaha.

Keyword : HHBK, gula aren, neraca fisik, neraca moneter, nilai tambah, metode hayami, Kabupaten Soppeng.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: HHBK, palm sugar, physical balance, monetary balance, value added, Hayami method, Soppeng Regency.
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 29 Apr 2026 02:31
Last Modified: 29 Apr 2026 02:31
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55472

Actions (login required)

View Item
View Item