Pengaruh Vegetasi Terhadap Nitrogen Dioxide di Kabupaten Bantaeng = The Effect of Vegetation on Nitrogen Dioxide in Bantaeng Regency


PUTRI S.T, RAHMALISA OKTANIA (2026) Pengaruh Vegetasi Terhadap Nitrogen Dioxide di Kabupaten Bantaeng = The Effect of Vegetation on Nitrogen Dioxide in Bantaeng Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011221142-Cover.jpg

Download (312kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
M011221142-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (383kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011221142-dp(FILEminimizer).pdf

Download (182kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
M011221142-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2028.

Download (904kB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK RAHMALISA OKTANIA PUTRI S.T. PengaruhVegetasi Terhadap Nitrogen Dioxide di Kabupaten Bantaeng (dibimbing oleh Roland Alexander Barkey) Latar Belakang. Nitrogen Dioksida (NO2) termasuk salah satu polutan utama, dikategorikan sebagai polutan utama karena perannya sebagai indikator pencemaran dari pembakaran bahan bakar, serta karena dampak kesehatannya yang signifikan terhadap sistem pernapasan manusia. Vegetasi memiliki kemampuan menyerap berbagai senyawa gas pencemar sehingga dapat menjadi indikator biofisik yang sensitif terhadap perubahan kualitas udara. Jumlah NO₂ di atmosfer dapat diukur menggunakan teknologi penginderaan jauh berbasis satelit. TROPOMI (Tropospheric Monitoring Instrument) adalah instrumen utama pada satelit Sentinel-5 Precursor (Sentinel-5P). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat emisi Nitrogen Dioxide (NO2) dengan menghubungakan indeks vegetasi di Kabupaten Bantaeng, Menganalisa hubungan kerapatan vegetasi Normalized Difference Vegetation Index dan Enhanced Vegetation Indeks terhadap Nitrogen Dioxide (NO2) di Kabupaten Bantaeng. Metode. Metode yang digunakan meliputi analisis citra Landsat-8 dan Sentinel 5P tahun 2019-2024 menggunakan platform Google Earth Engine untuk menghitung kedua jenis indeks vegetasi (NDVI dan EVI) serta emisi kualitas udara Nitrogen dioxide. Pengambilan data dilakukan dengan berbasis pada data sampling yang telah dilakukan DLH Kabupaten Bantaeng. Perhitungan menggunakan analisis statistik menggunakan uji korelasi dan regresi. Sementara itu pembuatan model menggunnakan tiga jeis model regresi, yaitu linear, logaritmik, dan polinomial. Melakukan uji akurasi model menggunakan dua uji akurasi yaitu Koefisien Determinasi (R2), Uji t. Pembuatan peta sebaran kualitas udara dan indeks vegetasi dilakukan dengan menggunakan platform Google Earth Engine. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi NO2 dipengaruhi oleh kedekatan dengan sumber emisi, sehingga area dengan aktivitas manusia lebih tinggi umumnya memiliki akumulasi polusi yang lebih besar. Keberadaan indeks vegetasi yang ditunjukkan oleh NDVI dan EVI yang menjadi faktor berikutnya. Dari kedua indeks memiliki hubungan negatif terhadap Nitrogen Dioxide, indeks, Enhanced Vegetation Index menunjukkan korelasi yang tinggi serta hubungan yang kuat dengan Nitrogen Dioxide dengan nilai hubungan korelasi sebesar -0.825.

Kata Kunci: Nitrogen Dioxide (NO2), Indeks Vegetasi, Kabupaten Bantaeng.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Nitrogen Dioxide (NO2), Vegetation Index, Bantaeng Regency.
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 29 Apr 2026 01:36
Last Modified: 29 Apr 2026 01:36
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55465

Actions (login required)

View Item
View Item