REGULASI IKLAN ROKOK DI MEDIA TELEVISI INDONESIA (1989–2003) = CIGARETTE ADVERTISING REGULATIONS ON INDONESIAN TELEVISION MEDIA (1989–2003)


ANUGRAH, ANUGRAH (2025) REGULASI IKLAN ROKOK DI MEDIA TELEVISI INDONESIA (1989–2003) = CIGARETTE ADVERTISING REGULATIONS ON INDONESIAN TELEVISION MEDIA (1989–2003). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
F061211014-afHRxS640PsGJmVD-20260312130030.png

Download (59kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
F061211014-1-2.pdf

Download (444kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
F061211014-dp.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
F061211014-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 February 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Regulasi Iklan Rokok di Media Televisi Indonesia (1989–2003) oleh Anugrah, telah dibimbing oleh Dias Pradadimara Penelitian ini membahas dinamika kebijakan regulasi iklan rokok di televisi Indonesia pada periode 1989–2003. Fokus utama penelitian adalah menganalisis bagaimana negara merespons pertarungan kepentingan antara industri rokok, lembaga penyiaran, dan kelompok masyarakat sipil dalam konteks perubahan politik dari akhir Orde Baru hingga awal era Reformasi. Televisi dipilih sebagai objek kajian karena perannya yang strategis sebagai medium utama periklanan dan pembentuk opini publik pada periode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian terdiri atas arsip surat kabar, peraturan perundang-undangan, dokumen pemerintah, serta literatur ilmiah yang relevan. Pendekatan analisis wacana digunakan untuk membaca representasi iklan rokok dan perdebatan publik yang berkembang di media massa, sementara pendekatan politik kebijakan dipakai untuk memahami proses perumusan regulasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan regulasi iklan rokok di televisi tidak lahir dari proses yang linier dan konsisten, melainkan merupakan produk kompromi politik yang terus berubah. Pada akhir masa Orde Baru, negara cenderung bersikap ambivalen dengan tetap memberi ruang luas bagi iklan rokok karena pertimbangan ekonomi, meskipun tekanan kelompok kesehatan masyarakat mulai menguat. Pasca-Reformasi, wacana kesehatan publik memperoleh momentum melalui terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 1999, namun segera mengalami pelemahan melalui revisi kebijakan dan negosiasi ulang dengan kepentingan industri. Regulasi selanjutnya menunjukkan bahwa negara tidak sepenuhnya memihak salah satu kepentingan, melainkan berperan sebagai mediator dalam pertarungan wacana antara kesehatan publik dan kepentingan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sejarah regulasi iklan rokok di televisi Indonesia mencerminkan relasi kuasa yang kompleks antara negara, industri, dan masyarakat sipil, serta menunjukkan keterbatasan negara dalam mengimplementasikan kebijakan kesehatan publik secara konsisten di tengah tekanan ekonomi dan politik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: iklan rokok, televisi, kebijakan publik, Orde Baru, Reformasi, Indonesia.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Apr 2026 00:44
Last Modified: 29 Apr 2026 00:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55450

Actions (login required)

View Item
View Item