Juniartika, Nila (2026) Mursyid Yang Berpolitik: Syekh Sayyid Djamaluddin Assegaf Puang Ramma Tahun 1956-1977 = A Politically Engaged Mursyid: Shaykh Sayyid Djamaluddin Assegaf Puang Ramma, 1956–1977. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
F061191048-PAm07lOpjqFdxuf4-20260312135954.jpg
Download (273kB) | Preview
F061191048-1-2.pdf
Download (547kB)
F061191048-dp.pdf
Download (621kB)
F061191048-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 February 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Skripsi ini membahas tentang keterlibatan politik Syekh Sayyid Djamaluddin Assegaf Puang Ramma, seorang mursyid Tarekat Khalwatiyah Yusuf al-Makassariy pada periode 1956-1977 di Sulawesi Selatan. Sebagai figur keagamaan yang memiliki otoritas spiritual dan jaringan sosial yang luas, Puang Ramma menempati posisi penting dalam dinamika keagamaan dan politik lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan Puang Ramma yang terjun ke dunia politik serta menguraikan bentuk praktik keagamaan, kehidupan publik Puang Ramma dan pengaruh praktik keagamaan tersebut dalam kehidupan publiknya dalam konteks sosial-politik Sulawesi Selatan pada masa itu. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan melakukan penelusuran sumber primer berupa arsip-arsip dan wawancara, yang dilakukan oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan Puang Ramma yang terjun dalam aktivitas politik tidak dapat dipisahkan dari posisi sebagai bagian dari lingkungan Nahdlatul Ulama, karena Puang Ramma merupakan warga nahdliyin. Ketika Puang Ramma terlibat dalam dunia politik, Nahdlatul Ulama telah menjadi partai politik setelah memisahkan diri dari Masyumi pada tahun 1952. Kondisi tersebut membuka ruang bagi ulama dan tokoh agama yang berada di lingkungan Nahdlatul Ulama untuk berperan dalam lembaga-lembaga politik. Dalam konteks ini, Puang Ramma mulai terlibat dalam aktivitas politik melalui jalur organisasi tersebut, yang tercermin dari posisinya sebagai anggota Konstituante pada tahun 1956-1959 dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 1972-1977. Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas politik Puang Ramma lebih berkaitan dengan posisinya sebagai warga Nahdlatul Ulama atau nahdliyin. Hal tersebut didasarkan pada setelah masa jabatan di DPRD Sulawesi Selatan berakhir pada tahun 1977, Puang Ramma menjadi Rais Syuriah PWNU Sulawesi Selatan di tahun 1977-1982 dan sebagai Musyastar PWNU Sulawesi Selatan sejak tahun 1982 hingga akhir hayatnya yaitu tahun 2006. Puang tidak lagi terlibat dalam politik praktis dan lebih memusatkan perhatiannya pada kegiatan keagamaan serta penguatan organisasi Nahdlatul Ulama di Sulawesi Selatan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Puang Ramma, Tarekat Khalwatiyah Yusuf, Nahdlatul Ulama, Politik |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 00:42 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 00:42 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55448 |
