SIPATOKKONG: REVITALISASI KAWASAN WISATA MATTABULU MELALUI COLLABORATIVE GOVERNANCE EPPA SULAPA DALAM PENGUATAN EKONOMI HIJAU, PARIWISATA BERKELANJUTAN, DAN PRODUKSI NARASI BUDAYA PASCABENCANA = Sipatokkong: Revitalization of the Mattabulu Tourism Area through Eppa Sulapa–Based Collaborative Governance in Strengthening Green Economy, Sustainable Tourism, and Post-Disaster Cultural Narrative Production


RAMADHANI, SUCI ZAHWA (2026) SIPATOKKONG: REVITALISASI KAWASAN WISATA MATTABULU MELALUI COLLABORATIVE GOVERNANCE EPPA SULAPA DALAM PENGUATAN EKONOMI HIJAU, PARIWISATA BERKELANJUTAN, DAN PRODUKSI NARASI BUDAYA PASCABENCANA = Sipatokkong: Revitalization of the Mattabulu Tourism Area through Eppa Sulapa–Based Collaborative Governance in Strengthening Green Economy, Sustainable Tourism, and Post-Disaster Cultural Narrative Production. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
F031221022-pnbQvAP2tMGi3rRB-20260309190909.jpg

Download (440kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
F031221022-1-2.pdf

Download (238kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
F031221022-dp.pdf

Download (142kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
F031221022-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 March 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Suci Zahwa Ramadhani. Sipatokkong: Revitalisasi Kawasan Wisata Mattabulu Melalui Collaborative Governance Eppa Sulapa Dalam Penguatan Ekonomi Hijau, Pariwisata Berkelanjutan, Dan Produksi Narasi Budaya Pascabencana (dibimbing oleh Dr. Andi Agussalim, S.S., M.Hum.) Latar Belakang: Desa Mattabulu merupakan desa wisata unggulan di Kabupaten Soppeng yang memiliki potensi alam dan budaya yang signifikan. Namun, pada akhir tahun 2024 desa ini terdampak bencana longsor yang menyebabkan terhentinya aktivitas pariwisata, melemahnya kelembagaan pengelola wisata, serta menurunnya pendapatan masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya revitalisasi kawasan wisata yang tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga pada penguatan tata kelola dan pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian identitas budaya berbasis kearifan lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Sipatokkong sebagai upaya revitalisasi kawasan wisata Mattabulu melalui pendekatan Collaborative Governance berbasis nilai kearifan lokal Bugis Eppa Sulapa dalam mendukung ekonomi hijau, pariwisata berkelanjutan, serta penguatan identitas budaya melalui produksi narasi wisata dan dokumentasi sejarah lokal pascabencana. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan mengombinasikan metode kualitatif dan kuantitatif sebagai data pendukung. Subjek penelitian ditentukan secara purposive, meliputi pengurus Pokdarwis, pengelola BUMDes, perangkat desa, serta masyarakat yang terlibat dalam Program Sipatokkong. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, kuesioner pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Sipatokkong mampu memperkuat kelembagaan Pokdarwis, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mengaktifkan kembali aktivitas wisata, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Pendekatan Collaborative Governance Eppa Sulapa berhasil membangun kolaborasi multipihak yang partisipatif, yang tercermin dari meningkatnya pengetahuan masyarakat, kembalinya kunjungan wisatawan, serta meningkatnya pendapatan BUMDes dan pelaku UMKM, serta tersusunnya dokumentasi narasi wisata religi sebagai bentuk penguatan identitas budaya desa. Kesimpulan: Program Sipatokkong efektif sebagai model revitalisasi desa wisata pascabencana melalui kolaborasi multiaktor berbasis kearifan lokal yang tidak hanya mendukung ekonomi hijau dan pariwisata berkelanjutan, tetapi juga memperkuat identitas budaya melalui dokumentasi sejarah dan produksi narasi wisata.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Desa Wisata; Collaborative Governance; Ekonomi Hijau; Pariwisata Berkelanjutan; Identitas Budaya.
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Asia Barat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Apr 2026 07:09
Last Modified: 27 Apr 2026 07:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55433

Actions (login required)

View Item
View Item