Dampak Aktivitas Budidaya Rumput Laut Terhadap Pendapatan Dan Penyerapan Tenaga Kerja Di Desa Punaga Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar = The Impact Of Seaweed Cultivation Activities On Income And Employment Absorption In Punaga Village, Laikang District, Takalar Regency


SIREGAR, ELY SARAH LASMARITO (2026) Dampak Aktivitas Budidaya Rumput Laut Terhadap Pendapatan Dan Penyerapan Tenaga Kerja Di Desa Punaga Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar = The Impact Of Seaweed Cultivation Activities On Income And Employment Absorption In Punaga Village, Laikang District, Takalar Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L041221015-Cover.jpeg

Download (85kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L041221015-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (342kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L041221015-dp(FILEminimizer).pdf

Download (197kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L041221015-fullllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 13 April 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Budidaya rumput laut merupakan salah satu subsektor perikanan yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir serta menyediakan lapangan kerja lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas budidaya rumput laut terhadap pendapatan lokal dan penyerapan tenaga kerja di Desa Punaga, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar. Komoditas utama yang dibudidayakan adalah Kappaphycus alvarezii (Cottonii) pada musim kemarau dan Eucheuma spinosum (Spinosum) pada musim hujan sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan musim dan kondisi lingkungan perairan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 50 pembudidaya rumput laut dan 5 pengepul sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Analisis data meliputi perhitungan biaya produksi, penerimaan, pendapatan, analisis kelayakan usaha menggunakan rasio R/C, serta pengukuran penyerapan tenaga kerja berdasarkan Hari Orang Kerja (HOK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pembudidaya rumput laut mencapai Rp59.964.996 per tahun atau Rp7.495.625 per siklus. Budidaya Cottonii memberikan kontribusi pendapatan terbesar karena produktivitas dan harga jual yang lebih tinggi dibandingkan Spinosum. Nilai R/C Ratio sebesar 1,70 menunjukkan bahwa usaha budidaya rumput laut layak secara ekonomi. Selain itu, aktivitas budidaya rumput laut mampu menyerap tenaga kerja lokal sebesar 35 HOK per siklus, yang meliputi tahap produksi dan distribusi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aktivitas budidaya rumput laut memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan lokal dan penyerapan tenaga kerja, sehingga berperan penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di Desa Punaga.

Kata Kunci: Budidaya rumput laut, pendapatan lokal, penyerapan tenaga kerja, Cottonii, Spinosum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Seaweed cultivation, local income, labor absorption, Cottonii, Spinosum.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Agrobisnis Perikanan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 27 Apr 2026 05:21
Last Modified: 27 Apr 2026 05:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55401

Actions (login required)

View Item
View Item