ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI BERBASIS MASYARAKAT DI BELOPA UTARA, KABUPATEN LUWU ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI BERBASIS MASYARAKAT DI BELOPA UTARA, KABUPATEN LUWU = ANALYSIS OF THE POTENTIAL AND DEVELOPMENT STRATEGY OF COMMUNITY-BASED MARINE TOURISM IN BELOPA UTARA, LUWU REGENCY


ARRAHMAN, SUL (2026) ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI BERBASIS MASYARAKAT DI BELOPA UTARA, KABUPATEN LUWU ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI BERBASIS MASYARAKAT DI BELOPA UTARA, KABUPATEN LUWU = ANALYSIS OF THE POTENTIAL AND DEVELOPMENT STRATEGY OF COMMUNITY-BASED MARINE TOURISM IN BELOPA UTARA, LUWU REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L032212006-Cover.jpeg

Download (153kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L032212006-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (240kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L032212006-dp(FILEminimizer).pdf

Download (170kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L032212006-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 16 April 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Arrahman. Analisis Potensi Dan Strategi Pengembangan Wisata Bahari Berbasis Masyarakat Di Belopa Utara, Kabupaten Luwu. (Dibimbing oleh Ahmad Bahar dan Khairul Amri). Latar Belakang. Populasi penduduk semakin meningkat dan kemajuan teknologi, maka eksploitasi terhadap sumberdaya alam pesisir dan laut semakin tinggi pula mengakibatkan degradasi ekosistem. Pengembangan ekowisata adalah alternatif pembangunan yang dapat membantu mengatasi masalah pemanfaatan yang sifatnya merusak dan mengancam kelestarian sumber daya. Belopa Utara (Paconne, Seppong dan Lamunre) memiliki potensi destinasi wisata pantai untuk bersantai dan menikmati panorama alam pantai dan mangrove yang ada disekitarnya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi wisata bahari dan menyusun strategi pengembangan wisata bahari di kawasan pantai belopa utara. Metode. Penelitian ini menggunakan penilaian kesesuaian lahan untuk wisata (mangrove, rekreasi pantai dan sport fishing) serta SWOT untuk penentuan strategi pengembangan wisata bahari. Hasil. Potensi wisata pantai terdapat desa Seppong (stasiun 1, 2 dan 3) dengan kategori sangat sesuai, wisata mangrove dengan kelas kesesuaian sedang desa Paconne (stasiun 4 dan 5), sedangkan kelas tinggi terdapat desa Paconne dan Lamunre stasiun 6, 7, 8 dan 9), wisata sport fishing cocok untuk semua lokasi namun terdapat satu lokasi denngan akses yang cukup dekat yakni spot Lebu. Kesimpulan. Hasil analisis SWOT diketahui bahwa posisi strategi pada lokasi penelitian berada di kuadran 3 yakni menggunakan kekuaatan untuk mengatasi ancaman yang ada. Adapun strategi pengembangan wisata bahari pada lokasi penelitian yakni 1) Memperkuat pengawasan dan penegakan aturan dengan memanfaatkan kebijakan kabupaten dan kesadaran masyarakat untuk mencegah aktivitas penangkapan ikan yang merusak serta ekspansi tambak ilegal; 2) Mengembangkan paket wisata yang tidak bergantung pada musim dengan memanfaatkan objek wisata mangrove, pantai, dan sport fishing secara terintegrasi; 3) Memanfaatkan adat lokal (Maccera Tasi dan Tula Bala) sebagai daya tarik wisata budaya untuk mengurangi ketergantungan pada kondisi alam dan meningkatkan kunjungan di luar musim puncak; 4) Memperkuat kerja sama antar-desa dalam penyediaan air bersih dan infrastruktur untuk mengurangi kerentanan terhadap ancaman pengembangan wilayah lain.

Keyword : Wisata Bahari, Kesesuaian Lahan, SWOT, Strategi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Marine Tourism; Land Suitability; SWOT Analysis; Development Strategy.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 23 Apr 2026 07:06
Last Modified: 23 Apr 2026 07:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55389

Actions (login required)

View Item
View Item