HIDAYAT, RAHMAD (2025) ORANG SEASEA: PENGETAHUAN LOKAL DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN PADA EKOSISTIM HUTAN LIPU PELING, KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN = ORANG SEASEA: LOKAL KNOWLEDGE AND SUSTAINABLE ENVIRONMENTAL MANAGEMENT IN THE LIPU PELING FOREST ECOSYSTEM, BANGGAI KEPULAUAN REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
E042221005-GzSRl1inTsfYv3K7-20260306012220.jpg
Download (371kB) | Preview
E042221005-1-2.pdf
Download (372kB)
E042221005-dp.pdf
Download (193kB)
E042221005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 December 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
RAHMAD HIDAYAT. Orang Seasea: Pengetahuan Lokal dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan pada Ekosistim Hutan Lipu Peling, Kabupaten Banggai Kepulauan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengetahuan lokal dan praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan oleh orang Seasea yang mendiami wilayah pegunungan Pulau Peling, Kabupaten Banggai Kepulauan. Sebagai komunitas yang bergantung pada sumber daya hutan, orang Seasea mengembangkan aturan adat dan nilai-nilai spiritual yang menjadi pedoman dalam menjaga keseimbangan ekosistim hutan. Ekosistim hutan dibagi menjadi empat zona utama, yaitu Babono, Balibatang, Laing, dan Bokulung, dengan fungsi ekologis dan kultural yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, kuesioner, pemetaan partisipatif, dan dokumentasi lapangan. Analisis data dilakukan dengan menafsirkan makna di balik praktik pengelolaan hutan dan hubungan sosial-ekologis yang terbentuk di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lokal orang Seasea merupakan sistem dinamis yang terus bertransformasi, dipengaruhi oleh nilai lokal, pengalaman kolektif, interaksi dengan pihak luar, serta kebijakan pemerintah. Temuan ini menegaskan peran penting kearifan lokal dalam konservasi hutan, penguatan identitas budaya, serta mitigasi risiko bencana. Praktik seperti rotasi lahan, perlindungan situs keramat, dan penghentian perburuan satwa endemik mencerminkan adaptasi orang Seasea terhadap tantangan ekologis sekaligus komitmen terhadap keberlanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pengetahuan lokal dengan pendekatan ilmiah dapat menjadi model pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang efektif.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Orang Seasea, Pengetahuan Lokal, Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, Konservasi Hutan. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 06:18 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 06:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55378 |
