Uleng Taccipi: Analisis Materialisme Budaya Terhadap Waktu Ideal Melaksanakan Acara Adat Dalam Masyarakat Bugis Soppeng = Uleng Taccipi: Analysis of Cultural Materialism on the Ideal Timing for Traditional Ceremonies in Bugis Soppeng Society"


IQBAL, MUHAMMAD (2026) Uleng Taccipi: Analisis Materialisme Budaya Terhadap Waktu Ideal Melaksanakan Acara Adat Dalam Masyarakat Bugis Soppeng = Uleng Taccipi: Analysis of Cultural Materialism on the Ideal Timing for Traditional Ceremonies in Bugis Soppeng Society". Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVR]
Preview
Image (COVR)
E042241004-SZujET6tKRWak37f-20260312201342.jpeg

Download (101kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
E042241004-1-2.pdf

Download (432kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
E042241004-dp.pdf

Download (83kB)
[thumbnail of FULL TEXRT] Text (FULL TEXRT)
E042241004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK MUHAMMAD IQBAL. “ Uleng Taccipi: Analisis Materialisme Budaya Terhadap Waktu Ideal Melaksanakan Acara Adat dalam Masyarakat Bugis Soppeng” (dibimbing oleh Prof. Dr. Munsi lampe, MA ). Penelitian ini mengkaji fenomena Uleng Taccipi (bulan terjepit) dalam masyarakat Bugis Soppeng, sebuah kepercayaan adat yang menghindari pelaksanaan hajatan besar pada Uleng Taccipi. Melalui pendekatan Materialisme Budaya Marvin Harris, penelitian etnografi ini menganalisis relasi antara kondisi material, struktur sosial, dan sistem makna budaya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam dengan tokoh adat, budayawan, dan masyarakat. Temuan penelitian mengungkap bahwa larangan Uleng Taccipi berfungsi sebagai strategi adaptif rasional dalam mengelola sumber daya yang terbatas pada masa stagnasi ekonomi pascapanen dan pasca Idul Fitri. Namun, analisis juga menunjukkan keterbatasan pendekatan materialisme budaya dalam menjelaskan ketahanan praktik ini di era modern, di mana Uleng Taccipi bertransformasi menjadi simbol identitas kultural yang terus direproduksi melalui negosiasi makna antargenerasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Uleng Taccipi merepresentasikan bentuk kearifan ekologis dan mekanisme ketahanan sosial yang memadukan rasionalitas material dengan kosmologi lokal, sekaligus merekomendasikan integrasi pendekatan materialis dan interpretatif untuk analisis budaya yang lebih holistik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Uleng Taccipi, Materialisme Budaya, Waktu Adat, Kearifan Lokal, Masyarakat Bugis, Marvin Harris, Adaptasi Ekologis, Transformasi Budaya.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
J Political Science > J General legislative and executive papers
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Antropologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 23 Apr 2026 05:48
Last Modified: 23 Apr 2026 05:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55365

Actions (login required)

View Item
View Item