PENGARUH PENGAYAAN TERHADAP KONSENTRASI NITROGEN DAN PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus striatum) DALAM PEMELIHARAAN TERKONTROL = THE EFFECT OF ENRICHMENT ON NITROGEN CONCENTRATION AND SEAWEED (Kappaphycus striatum) GROWTH IN CONTROLLED MAINTENANCE


MUSA, MONALISA A. (2026) PENGARUH PENGAYAAN TERHADAP KONSENTRASI NITROGEN DAN PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus striatum) DALAM PEMELIHARAAN TERKONTROL = THE EFFECT OF ENRICHMENT ON NITROGEN CONCENTRATION AND SEAWEED (Kappaphycus striatum) GROWTH IN CONTROLLED MAINTENANCE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L031211013-Cover.jpg

Download (363kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L031211013-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (652kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L031211013-dp(FILEminimizer).pdf

Download (478kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L031211013-fullllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang Rumput laut Kappaphycus striatum merupakan komoditas penting dalam industri karaginan sehingga peningkatan kualitas dan pertumbuhan bibit menjadi aspek krusial dalam kegiatan budidaya. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian Pengayaan berupa pengayaan nutrisi dan booster terhadap pertumbuhan bobot mutlak serta konsentrasi nitrogen pada bibit Kappahycus striatum. dalam pemeliharaan terkontrol. Metode Penelitian menggunakan tiga perlakuan, yaitu A (kontrol), B (pengayaan), dan C (pengayaan + booster), dengan pengukuran pertumbuhan dan nitrogen jaringan pada Hari ke-15 dan hari ke-30, serta pengukuran nitrogen media pada setiap periode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengayaan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak (p<0,05). Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan B (35,00±10,44 g), diikuti C (31,33±2,51 g), sedangkan nilai terendah terdapat pada perlakuan A (10,34±5,68 g) . hari ke-15, konsentrasi nitrogen jaringan relatif seragam di seluruh perlakuan sebagai fase adaptasi. Namun, pada hari ke-30, perlakuan C peningkatan nitrogen jaringan sebesar 54,55% (0,22 mg/L menjadi 0,34 mg/L), diikuti dengan efisiensi penyerapan nitrogen media yang sangat responsif mencapai 52,00% pada fase awal. Sebaliknya, perlakuan B meskipun memiliki ketersediaan hara media tertinggi, mengalami penurunan nitrogen jaringan menjadi 0,14 mg/L pada hari ke-30 dengan efisiensi penyerapan media sebesar 33,33%. Perlakuan A menunjukkan efisiensi terendah (17,14%) yang berdampak pada penurunan nitrogen jaringan hingga 0,1 mg/L.Kesimpulan kombinasi pengayaan dan booster (Perlakuan C) memberikan respon fisiologis paling optimal dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan biomassa dan akumulasi cadangan nitrogen internal jaringan.

Keyword : Kappaphycus striatum, pertumbuhan, nitrogen, pengayaan nutrisi, booster, pemeliharaan terkontrol.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kappaphycus striatum, growth, nitrogen, nutrient enrichment, booster, controlled maintenance.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 23 Apr 2026 02:09
Last Modified: 23 Apr 2026 02:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55344

Actions (login required)

View Item
View Item