JUNAIDI, RISKA (2026) Analisis Kandungan Kadmium (Cd) pada Daging Kerang Hijau (Perna viridis) di Perairan Borong Kalukua, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan = Analysis of Cadmium (Cd) Content in Green Mussel (Perna viridis) Meat in the Waters of Borong Kalukua, Maros Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021221059-Cover.jpg
Download (57kB) | Preview
L021221059-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (337kB)
L021221059-dp(FILEminimizer).pdf
Download (216kB)
L021221059-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Riska Junaidi. Analisis Kandungan Kadmium (Cd) pada Daging Kerang hijau (Perna viridis) di Perairan Borong Kalukua, Kebupaten Maros, Sulawesi Selatan “dibimbing oleh Khusnul Yaqin” Latar Belakang. Perairan Borong Kalukua dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas perikanan yang berpotensi memicu pencemaran logam, khususnya kadmium (Cd), yang dapat terakumulasi pada Kerang hijau (Perna viridis) sebagai organisme filter feeder. Tujuan. Penelitian ini untuk menganalisis kandungan logam kadmium (Cd) pada daging kerang serta hubungannya antara Indeks Kondisi (IK) dengan Indeks Bioavaibilitas Logam dalam Kerang (IBLK) pada daging Kerang hijau (Perna viridis) di Perairan Borong Kalukua, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Metode. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2025. Analisis logam dilakukan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) dan hasilnya dibandingkan dengan standar baku mutu cemaran logam menurut SNI 7387 Tahun 2009. Data parameter morfologi ditabulasi menggunakan Microsoft Excel. Korelasi antara Indeks Kondisi (IK) dengan Indeks Bioavaibilitas Logam dalam Kerang (IBLK) dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil. Konsentrasi logam kadmium tertinggi ditemukan pada kerang ukuran 83,20-109,10 mm. Hasil uji korelasi IK dengan IBLK ditemukan hasil yang signifikan sehingga dapat dijadikan sebagai model untuk dijadikan sebagai indikator dalam memprediksi pencemaran yang ada di perairan tersebut. Kesimpulan. Kandungan kadmium pada danging Kerang hijau (Perma viridis) telah melampaui batas maksimum cemaran logam sehingga tidak aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
Kata Kunci: Kerang hijau (Perna viridis), Kadmium (Cd), Perairan Borong Kalukua.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Green Mussel (Perna viridis), Cadmium (Cd), Borong Kalukua Waters. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 01:30 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 01:30 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55338 |
