“STRATEGI PEMANFAATAN MODAL SOSIAL OWNER KOSMETIK DALAM PEMENANGAN PEMILU LEGISLATIF DI KABUPATEN TAKALAR TAHUN 2024 = “STRATEGIES FOR UTILIZING THE SOCIAL CAPITAL OF COSMETICS OWNERS IN WINNING THE 2024 LEGISLATIVE ELECTIONS IN TAKALAR REGENCY


HASYIM, MUHAMMAD (2026) “STRATEGI PEMANFAATAN MODAL SOSIAL OWNER KOSMETIK DALAM PEMENANGAN PEMILU LEGISLATIF DI KABUPATEN TAKALAR TAHUN 2024 = “STRATEGIES FOR UTILIZING THE SOCIAL CAPITAL OF COSMETICS OWNERS IN WINNING THE 2024 LEGISLATIVE ELECTIONS IN TAKALAR REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
E052232009-1JT9s6HcwFIDCayf-20260311172622.jpg

Download (194kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
E052232009-1-2.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
E052232009-dp.pdf

Download (30kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
E052232009-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini mengkaji strategi pemanfaatan modal sosial oleh owner kosmetik dalam pemenangan pemilu legislatif di Kabupaten Takalar tahun 2024. Fenomena keterlibatan pelaku usaha kosmetik dalam kontestasi politik lokal menunjukkan bahwa keberhasilan elektoral tidak semata ditentukan oleh modal ekonomi dan struktur partai, tetapi juga oleh kemampuan mengelola relasi sosial yang telah terbangun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pemanfaatan modal sosial serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi efektivitasnya dalam proses pemenangan pemilu legislatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri atas owner kosmetik, ketua tim pemenangan, ketua komunitas kosmetik, tokoh masyarakat, dan konsumen. Analisis penelitian menggunakan teori modal sosial Francis Fukuyama yang menekankan unsur kepercayaan (trust), norma sosial, jaringan sosial, dan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial owner kosmetik terbentuk melalui transformasi kepercayaan ekonomi menjadi kepercayaan politik, penguatan norma loyalitas dan solidaritas dalam komunitas, serta pemanfaatan jaringan sosial seperti keluarga, komunitas kosmetik, reseller, dan kelompok arisan sebagai kanal mobilisasi dukungan. Selain faktor pendukung tersebut, ditemukan pula faktor penghambat berupa persaingan politik yang ketat, stigma awal terhadap latar belakang pebisnis, serta kecurigaan terkait isu politik uang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan modal sosial dalam politik lokal bersifat dinamis dan kontekstual, serta menjadi faktor strategis dalam pemenangan pemilu legislatif di tingkat akar rumput.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: modal sosial, trust politik, jaringan sosial, norma sosial, pemilu legislatif, politik lokal.
Subjects: J Political Science > JC Political theory
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 23 Apr 2026 01:11
Last Modified: 23 Apr 2026 01:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55332

Actions (login required)

View Item
View Item