TRANSFORMASI KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DARI BANGSAWAN KE NON BANGSAWAN DI DESA BARANA KECAMATAN BANGKALA BARAT KABUPATEN JENEPONTO = TRANSFORMATION OF VILLAGE HEAD LEADERSHIP FROM NOBLE TO NON-NOBLE IN BARANA VILLAGE WEST BANGKALA DISTRICT JENEPONTO REGENCY


PRATAMA, NURUL FEBRIANTI (2026) TRANSFORMASI KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DARI BANGSAWAN KE NON BANGSAWAN DI DESA BARANA KECAMATAN BANGKALA BARAT KABUPATEN JENEPONTO = TRANSFORMATION OF VILLAGE HEAD LEADERSHIP FROM NOBLE TO NON-NOBLE IN BARANA VILLAGE WEST BANGKALA DISTRICT JENEPONTO REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
E052241007-fQPx4WowM3NTZmXy-20260313132737.jpeg

Download (67kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
E052241007-1-2.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
E052241007-dp.pdf

Download (303kB)
[thumbnail of E052241007-fullll.pdf] Text
E052241007-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

NURUL FEBRIANTI PRATAMA. Transformasi Kepemimpinan Kepala Desa dari Bangsawan ke Non Bangsawan di Desa Barana Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto (dibimbing oleh Armin Arsyad) Latar Belakang. Transformasi kepemimpinan kepala desa di Desa Barana, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, menunjukkan pergeseran dari pemimpin yang berasal dari golongan bangsawan (karaeng) ke pemimpin yang tidak berasal dari golongan bangsawan. Sebelumnya, kepemimpinan di desa ini banyak dipengaruhi oleh keturunan bangsawan, namun seiring dengan kemajuan modernisasi, pendidikan, dan penerapan sistem demokrasi dalam pemilihan kepala desa, masyarakat mulai mengubah pandangan mereka terhadap pemimpin. Tujuan. penelitian ini adalah untuk menganalisis pola kepemimpinan kepala desa yang berasal dari golongan bangsawan dan untuk menganalisi proses transformasi kepemimpinan dari bangsawan ke non bangsawan. Metode. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik wawancara mendalam dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data yang berkaitan Teori Transformasi sosial yang diajukan oleh Polanyi yang berkaitan dengan konsep kepemimpinan, konsep kepemimpinan transformasional dan modernisasi. Hasil. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kepemimpinan kepala desa dari kalangan bangsawan di masa lalu didasarkan pada legitimasi tradisional yang kuat, dengan pemimpin yang menerapkan gaya kepemimpinan yang otoriter dan hierarkis. Namun, seiring waktu berjalan, kemajuan, pendidikan, serta kesadaran politik di kalangan generasi muda mendorong terjadinya perubahan dalam pola pemilih yang lebih mengedepankan kompetensi dan kinerja pemimpin, bukan hanya faktor keturunan. Perubahan ini mencapai titik tertingginya pada pemilihan kepala desa tahun 2020, saat untuk pertama kalinya, pemimpin yang bukan dari kalangan bangsawan terpilih. Ini menunjukkan perubahan signifikan dalam nilai-nilai kepemimpinan dan struktur sosial di desa, dari kepemimpinan yang didasarkan pada garis keturunan menuju kepemimpinan yang lebih demokratis dan berdasarkan kemampuan. Kesimpulan. perubahan dalam kepemimpinan di Desa Barana menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam struktur sosial dan politik, dengan peralihan dari kepemimpinan aristokratik yang otoriter menuju kepemimpinan non-aristokratik yang lebih responsif, terbuka, dan demokratis. Perubahan ini menunjukkan pengaruh baik dari modernisasi sosial dan politik terhadap sistem kepemimpinan lokal yang lebih terbuka dan berdasarkan kemampuan

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Transformasi sosial, Kepemimpinan, Masyarakat, Bangsawan
Subjects: J Political Science > JC Political theory
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 23 Apr 2026 01:09
Last Modified: 23 Apr 2026 01:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55331

Actions (login required)

View Item
View Item