NURBAJILAH, NADYA (2026) Analisis Kandungan Nikel (Ni) Pada Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) di Perairan Pa’jukukang, Kab. Bantaeng = Analysis of Nickel (Ni) Content in Seaweed (Kappaphycus alvarezii) in Pa'jukukang Waters, Bantaeng Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021221037-Cover.jpg
Download (122kB) | Preview
L021221037-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (220kB)
L021221037-dp(FILEminimizer).pdf
Download (158kB)
L021221037-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.
Download (781kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kabupaten Bantaeng khususnya Kecamatan Pa’jukukang merupakan wilayah budidaya rumput laut yang membantu perekonomian masyarakat setempat. Namun, keberadaan smelter dari perusahaan nikel dikhawatirkan menimbulkan potensi pencemaran lingkungan perairan akibat limbah industri yang dapat berdampak terhadap organisme laut, termasuk rumput laut. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis kandungan nikel (Ni) pada Kappaphycus alvarezii di Perairan Pa’jukukang untuk menilai kualitas lingkungan perairan setempat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam nikel (Ni) pada rumput laut merah (Kappaphycus alvarezii) di Perairan Pa’jukukang, Desa Borongloe, Kabupaten Bantaeng. Metode. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2025 dengan pengambilan sampel sebanyak satu kali di tiga stasiun dengan tiga kali pengulangan. Analisis logam menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA pada aplikasi SPSS untuk membandingkan kandungan logam nikel antar stasiun. Hasil uji kandungan logam nikel disesuaikan dengan TDI yang ditetapkan oleh EFSA tahun 2015. Hasil & Pembahasan. Hasil analisis kandungan logam nikel pada Kappaphycus alvarezii di Perairan Pa’jukukang memiliki nilai yang rendah, jika dibandingkan dengan TDI sebesar 2,8 µg/kg bb/hari Stasiun 1 memiliki nilai rata-rata 0.0010 µg/g, stasiun 2 dengan nilai rata-rata 0.0017 µg/g, stasiun 3 dengan nilai rata-rata 0.0020 µg/g. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti jarak terhadap sumber pencemar, kemampuan rumput laut dalam mengakumulasi logam, serta faktor dari kondisi lingkungan setempat. Kesimpulan. Kandungan logam nikel pada Kappaphycus alvarezii di Perairan Pa’jukukang masih berada pada nilai yang rendah dan di bawah nilai TDI yang ditetapkan oleh EFSA tahun 2015 sehingga masih tergolong aman.
Keyword : logam berat; nikel (Ni); rumput laut; Perairan Pa’jukukang, pencemaran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Heavy metals; nickel (Ni); seaweed; Pa’jukukang waters; pollution. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 00:26 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 00:26 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55315 |
