SYAHRANISA, ISNAYA (2026) Dampak Klaim Rusia di Wilayah Peanut Hole Laut Okhotsk terhadap Stabilitas Keamanan Asia Timur = The Impact of Russia's Claims in the Peanut Hole Region of the Sea of Okhotsk on East Asian Security Stability. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E061211079-4TwRUefY0Qp1IJz7-20260310110434.jpg
Download (116kB) | Preview
E061211079-1-2.pdf
Download (476kB)
E061211079-dp.pdf
Download (229kB)
E061211079-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Isnaya Syahranisa, (E061211079), "Dampak Klaim Rusia di wilayah Peanut Hole Laut Okhotsk terhadap Stabilitas Keamanan Asia Timur", di bawah bimbingan Bapak Agussalim, S. IP., MIRAP Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan Rusia dalam melakukan klaim atas wilayah Peanut Hole di Laut Okhotsk serta dampaknya terhadap stabilitas keamanan Asia Timur. Penelitian ini kemudian menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data, yaitu data sekunder melalui studi pustaka. Dalam menganalisis masalah, konsep national interest, geolegal strategy, dan regional security stability digunakan untuk menjelaskan strategi Rusia dalam memanfaatkan mekanisme hukum internasional sebagai instrumen geopolitik, serta dampak dari klaim tersebut terhadap dinamika keamanan Asia Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rusia dengan jelas menerapkan dan menggunakan strategi geolegal melalui prosedur teknis dan yuridis UNCLOS-CLCS yang didukung oleh argumen ilmiah mengenai kontiunitas landas kontinen. Strategi ini mencerminkan bagaimana hukum internasional dimanfaatkan sebagai alat untuk melegitimasi dan memperkuat posisi strategis negara. Penelitian ini juga menemukan bahwa klaim Rusia tidak memicu eskalasi konflik bersenjata dan tidak secara langsung mengganggu stabilitas keamanan regional, tetapi terdapat perubahan status hukum wilayah Peanut Hole, yang berimplikasi pada pembatasan kegiatan penangkapan ikan ilegal serta peningkatan patroli maritim. Namun, klaim Rusia secara tidak langsung menciptakan preseden hukum yang berpotensi melemahkan prediktabilitas rezim hukum maritim internasional, khususnya UNCLOS. Dengan demikian, klaim Rusia atas Peanut Hole lebih mencerminkan penguatan status quo regional daripada tindakan revisionis, meskipun menyisakan tantangan normatif jangka panjang bagi stabilitas keamanan Asia Timur.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peanut Hole, Laut Okhotsk, UNCLOS-CLCS, Stabilitas Keamanan, Asia Timur |
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 06:57 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 06:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55311 |
