TAUFIQ, ANDI ARTIKA FERAWATY (2026) DNA Barcoding Gastropoda Hasil Gleaning di Padang Lamun Dusun Labuange, Kecamatan Mallusetasi, Kabupatan Barru, Sulawesi Selatan = DNA Barcoding of Gastropods Collected from Seagrass Beds in Labuange, Mallusetasi, Barru, South Sulawesi. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012232020-Cover.jpg
Download (728kB) | Preview
L012232020-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (277kB)
L012232020-dp(FILEminimizer).pdf
Download (207kB)
L012232020-fullllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Gastropoda merupakan komponen penting dalam ekosistem padang lamun, namun kelompok ini rentan terhadap tekanan lokal akibat aktivitas pengumpulan (gleaning) oleh masyarakat pesisir. Identifikasi berbasis morfologi sering terkendala oleh variasi fenotipik dan keberadaan spesies kriptik, sehingga diperlukan pendekatan integratif morfologi dan molekuler untuk meningkatkan akurasi penentuan spesies. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gastropoda yang dikumpulkan dari padang lamun di Desa Labuange, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, menggunakan pendekatan integratif antara morfologi cangkang dan DNA barcoding gen mitokondria cytochrome c oxidase subunit I (COI). Metode. Spesimen yang diperoleh melalui aktivitas pengumpulan dianalisis secara morfologis dan molekuler. Identifikasi molekuler dilakukan melalui pencocokan sekuen menggunakan BLAST terhadap basis data GenBank serta pencarian tambahan pada Barcode of Life Data System (BOLD), diikuti analisis filogenetik metode Maximum Likelihood dengan 1.000 bootstrap. Hasil molekuler kemudian dibandingkan dengan karakter morfologi untuk menentukan identitas taksonomi hingga tingkat terendah yang memungkinkan. Hasil. Sebanyak 16 spesimen berhasil diklasifikasikan ke dalam enam takson tingkat spesies dari empat famili, yaitu Strombidae (Canarium urceus, Canarium cf.incisum, dan Gibberulus gibbosus), Cypraeidae (Cypraea cf.tigris), Tegulidae (Tectus cf.architectonicus), dan Volutidae (Cymbiola cf.vespertilio). Tingkat kesamaan sekuen berkisar antara 98,99–100% untuk sebagian besar spesies dengan data referensi GenBank (Strombidae dan Cypraeidae) serta BOLD (Cymbiola cf.vespertilio). Namun, tidak ditemukan sekuen referensi dengan kemiripan tinggi untuk Tectus cf.architectonicus, sehingga identifikasi spesies tersebut masih bersifat sementara. Kesimpulan. Pendekatan integratif morfologi dan DNA barcoding gen COI efektif dalam mengidentifikasi gastropoda yang dikumpulkan di padang lamun serta menegaskan pentingnya pengayaan basis data barcode molekuler guna mendukung konservasi dan pengelolaan berkelanjutan sumber daya gastropoda tropis.
Keyword : Gastropoda, Lamun, Gleaning, COI mtDNA, Strombidae.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gastropoda, Seagrass, Gleaning, COI mtDNA, Coral Triangle, Strombidae. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 02:36 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 02:36 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55299 |
