AMIR, NUR ROSYIDAH (2026) Penentuan Keragaman Morfologi dan Genetik Rumput Laut Menggunakan DNA Barcoding di Selat Makassar dan Teluk Bone, Sulawesi Selatan = Determination of Morphological and Genetic of Seaweed using DNA Barcoding in the Makassar Strait and Bone Bay, South Sulawesi. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012221029-Cover.jpg
Download (369kB) | Preview
L012221029-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (314kB)
L012221029-dp(FILEminimizer).pdf
Download (155kB)
L012221029-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 29 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Indonesia menjadi salah satu produsen rumput laut yang besar di dunia. Terdapat banyak spesies rumput laut yang ditemukan di perairan Indonesia, salah satunya perairan Sulawesi Selatan. Adanya perbedaan kondisi geografis dan oseanografis pada Selat Makassar dan Teluk Bone akan membentuk perbedaan komposisi jenis rumput laut. Selain itu, adanya perubahan iklim seperti peningkatan suhu perairan dapat berpengaruh terhadap perubahan morfologi dan genetik rumput laut sehingga diperlukan upaya untuk mengidentifikasi keragaman rumput laut di Sulawesi Selatan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi spesies rumput laut secara morfologi dan genetik, menggambarkan struktur komunitas rumput laut serta menganalisis pengaruh kualitas air dan nutrien terhadap kelimpahan rumput laut di Selat Makassar dan Teluk Bone. Metode. Penelitian ini dilakukan pada Juli 2023 hingga Maret 2024 di perairan Selat Makassar dan Teluk Bone yang dilakukan di perairan Takalar, Pangkajene dan Kepulauan, Sinjai dan Bone. Pengambilan sampel rumput laut dilakukan dengan pursosive sampling kemudian diidentifikasi secara deskriptif. Analisis morfologi dilakukan dengan mengidentifikasi tallus, tipe percabangan, blade, stipe dan holdfast. Analisis genetika dilakukan dengan menggunakan DNA barcoding dengan gen target Cytochrome Oxides Subunit I (COI). Hasil. Berdasarkan pengamatan morfologi, ditemukan 18 spesies rumput laut yang dikelompokkan kedalam 3 jenis yakni 5 spesies Chlorophyta, 6 spesies Phaeophyta dan 7 spesies Rhodophyta yang ditemukan di perairan Takalar, Pangkep, Sinjai dan Bone. Berdasarkan identifikasi genetik, terdapat 2 spesies rumput laut yakni Kappaphycus striatus dan Sargassum polycystum. Sargassum polycystum yang ditemukan di Takalar dan Sinjai diidentifikasi mirip satu sama lain dengan. Nilai indeks keanekaragaman memperlihatkan keanekaragaman spesies yang rendah dari masing-masing lokasi. Nilai indeks keseragaman menunjukkan bahwa spesies cukup sama dimasing-masing lokasi. Nilai indeks dominasi menggambarkan bahwa salah satu spesies mendominasi pada masing-masing lokasi kecuali Sinjai. Kondisi kualitas dari masing-masing lokasi yakni salinitas berkisar antara 28-33 PSU, suhu berkisar antara 20-31oC, dissolved oxygen (DO) berkisar antara 5,6-7,1 mg/l dan kekeruhan antara 2,0-2,2 NTU. Kesimpulan. Berdasarkan penelitian ini diidentifikasi morfologi 18 spesies rumput laut, sedangkan berdasarkan identifikasi genetik ditemukan 2 spesies yang berhasil diidentifikasi. Struktur komunitas rumput laut di Selat Makassar dan Teluk Bone tidak berbeda secara signifikan. Kondisi perairan di masing-masing lokasi mendukung pertumbuhan rumput laut yang optimal.
Keyword : rumput laut, keanekaragaman, keseragaman, dominansi, kualitas air.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Seaweed, diversity, evenness, dominance, water quality. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 02:00 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 02:00 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55293 |
