Kapasitas Adaptif Pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Panincong, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng = Adaptive Capacity in Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Panincong Village, Marioriawa District, Soppeng Regency


WARDANA, JULIA TRI (2026) Kapasitas Adaptif Pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Panincong, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng = Adaptive Capacity in Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Panincong Village, Marioriawa District, Soppeng Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
E011211073-DyK4sAfQbizMhnZ9-20260307225514.jpg

Download (195kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-3] Text (BAB 1-3)
E011211073-1-2.pdf

Download (405kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
E011211073-dp.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
E011211073-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana penerapan kapasitas adaptif pada BUMDes Mandiri Panincong Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas adaptif BUMDes Mandiri Panincong berdasarkan kerangka Adaptive Capacity Wheel (Gupta et al., 2010) yang mencakup enam dimensi berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi telah berjalan, namun belum optimal. Pada dimensi variety, keberagaman perspektif tercermin melalui musyawarah desa dalam penentuan dan diversifikasi unit usaha sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat, meskipun partisipasi warga masih cenderung pasif. Pada dimensi learning capacity, pengurus menunjukkan kemampuan belajar melalui komunikasi terbuka, evaluasi rutin, dan penyesuaian teknis, tetapi belum didukung sistem pembelajaran dan dokumentasi pengetahuan yang terstruktur. Dimensi room for autonomous change, terdapat ruang inovasi melalui akses informasi dan forum musyawarah, namun belum adanya SOP tertulis membuat proses adaptasi masih bersifat situasional. Pada dimensi leadership, Kepala Desa dan Direktur BUMDes berperan aktif dalam mendorong pengembangan usaha melalui visi jangka panjang, motivasi kerja, orientasi kewirausahaan, serta kemitraan dengan berbagai pihak. Dimensi resources, BUMDes telah memiliki dasar hukum, struktur organisasi, dan dukungan modal desa, namun kapasitas SDM masih terbatas dan beberapa unit usaha dikelola dengan rangkap jabatan. Sementara pada dimensi fair governance, tata kelola telah berjalan melalui transparansi laporan dan mekanisme pertanggungjawaban. Selain itu, tingkat kapasitas adaptif antar unit usaha masih bervariasi. Unit dengan kontribusi keuntungan terbesar belum tentu memiliki kapasitas adaptif paling tinggi apabila tidak didukung oleh sistem pembelajaran, distribusi kepemimpinan, dan tata kelola partisipatif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kapasitas Adaptif, BUMDes, Tata Kelola, Desa Panincong, Roda Kapasitas Adaptif
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 20 Apr 2026 07:32
Last Modified: 20 Apr 2026 07:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55218

Actions (login required)

View Item
View Item