Dampak Lingkungan Dari Investasi Pertambangan Kobalt Republik Raykat Tiongkok (RRT) di Republik Demokratik Kongo (RDK) = Environmental Impacts of People's Republic of China in the Democratic Reublic of Congo


FEBIANA R, FEBIANA R (2025) Dampak Lingkungan Dari Investasi Pertambangan Kobalt Republik Raykat Tiongkok (RRT) di Republik Demokratik Kongo (RDK) = Environmental Impacts of People's Republic of China in the Democratic Reublic of Congo. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
E061211084-8muOiwf05TDj32C1-20250701141110.jpeg

Download (136kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E061211084-1-2.pdf

Download (268kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E061211084-dp.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E061211084-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 June 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dari investasi pertambangan kobalt Tiongkok di Kongo yang telah menjadi isu strategis dalam konteks ekonomi global dan keberlanjutan lingkungan. Kobalt srbagai komoditas kritis dalam industri teknologi tinggi khususnya untuk produksi baterai kendaraan listrik dan perangkat elektronik, menjadikan Kongo sebagai salah satu pusat penambangan utama dunia. Penelitian ini menggunakan konsep foreign direct investment untuk menjabarkan bagaimana skala, nilai, pola, dan strategi Tiongkok dalam investasi pertambangan kobalt di Kongo. Selanjutnya, konsep environmental security digunakan untuk menguraikan dampak apa saja yang ditimbulkan akibat srmakin maraknya aktivitas pertambangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik teknik kajian pustaka dan bersumber dari dokumen resmi pemerintahan, dokumen resmi organisasi internasional, artikel ilmiah, data data statistik, serta berita berita yang kredibel Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa investasi Tiongkok di sektor pertambangan kobalt di Kongo dominan berbentuk kerja sama joint venture yang melinatkan perusahaan perusahaan Tiongkok dalam skema resource for infrastructure. Meskipun memberikan manfaat ekonomi bagi pemerintah Kongo, praktik pertambangan yang kurang ramah lingkungan, minimnya pengawasan pemerintah setempat, serta rendahnya standar perlindungan lingkungan menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup parah. Dampak lingkungan yang paling terlihat termasuk deforestasi hutan dan hilangnya keanekaragaman hayati, degradasi tanah dan polusi udara, pencemaran air dan kerusakan ekosistem perairan. Tidak hanya itu, semakin maraknya pertambangan di Kongo justru menyebabkan menurunnya kesehatan masyarakat, hilangnya mata pencaharian tradisional, serta rksploitasi pekerja anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pertambangan, Kobalt, Tiongkok, Kongo, Lingkungan
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 20 Apr 2026 01:47
Last Modified: 20 Apr 2026 01:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55203

Actions (login required)

View Item
View Item