SATRIA, ALBERT (2025) ANALISIS HUBUNGAN KADAR C-C MOTIF CHEMOKINE LIGAND 5 (CCL5/ RANTES), JUMLAH NEUTROFIL ABSOLUT DAN JUMLAH TROMBOSIT DENGAN SEVERITAS STROKE ISKEMIK AKUT = ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP SERUM C-C MOTIF CHEMOKINE LIGAND 5 (CCL5/ RANTES) LEVELS, ABSOLUTE NEUTROPHIL COUNT AND PLATELET COUNT WITH SEVERITY OF ACUTE ISCHEMIC STROKE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C155212013-1M0Tbk7mt2QqjSCr-20251001110600.jpg
Download (545kB) | Preview
C155212013-1-2.pdf
Download (807kB)
C155212013-dp.pdf
Download (336kB)
C155212013-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 September 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian kedua terbanyak di dunia dan kontributor utama terhadap kecacatan jangka panjang. Patogenesisnya melibatkan respons inflamasi kompleks, di mana C-C motif chemokine ligand 5 (CCL5) berperan ganda melalui C-C chemokine receptor 5 (CCR5). Namun, temuan klinis mengenai CCL5 masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan kadar serum CCL5, Absolute Neutrophil Count (ANC), dan jumlah trombosit dengan derajat keparahan stroke iskemik akut, serta menilai potensinya sebagai biomarker prediktif. Metode: Sebuah studi analitik dengan desain potong lintang dilakukan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dan rumah sakit jejaring pendidikan, melibatkan 58 pasien stroke iskemik akut. Derajat keparahan stroke dinilai menggunakan National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS). Kadar serum CCL5, ANC, dan jumlah trombosit diukur dari sampel darah vena. Hasil: Pasien dengan stroke sedang–berat menunjukkan kadar CCL5 dan ANC yang lebih tinggi secara bermakna dibandingkan dengan pasien stroke ringan (p < 0,05), sementara jumlah trombosit tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Baik CCL5 maupun ANC berkorelasi positif dengan skor NIHSS, sedangkan jumlah trombosit tidak. Analisis kurva karakteristik operasional penerima (ROC) menunjukkan kemampuan diskriminatif yang moderat. Kesimpulan: Temuan ini menyarankan bahwa serum CCL5 dapat berfungsi sebagai biomarker skrining yang berguna untuk mengidentifikasi derajat keparahan stroke iskemik akut. Meskipun demikian, aplikasi diagnostiknya sebaiknya diintegrasikan dengan parameter klinis dan radiologis untuk meningkatkan akurasi prediktif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stroke Iskemik Akut; Absolute Neutrophil Count, CCL5, NIHSS, Jumlah Platelet |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Saraf |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 07:20 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 07:20 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55192 |
