Upaya United Nations Population Fund dalam Menangani Praktik Female Genital Mutilation (FGM) melalui Program BERANI I di Provinsi Sulawesi Selatan = United Nations Population Fund's Efforts to Address Female Genital Mutilation (FGM) through BERANI I Program in South Sulawesi Province


SALIM, REZKY ARIANTI (2025) Upaya United Nations Population Fund dalam Menangani Praktik Female Genital Mutilation (FGM) melalui Program BERANI I di Provinsi Sulawesi Selatan = United Nations Population Fund's Efforts to Address Female Genital Mutilation (FGM) through BERANI I Program in South Sulawesi Province. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
E061211059-fy24D7PvutNK6QcR-20250612160320.jpg

Download (876kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E061211059-1-2.pdf

Download (411kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E061211059-dp.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E061211059-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini membahas mengenai upaya yang dilakukan oleh UNFPA untuk menangani praktik FGM di Indonesia, khususnya provinsi Sulawesi Selatan, melalui program BERANI I. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk upaya yang dilakukan oleh UNFPA dalam menangani praktik FGM di Sulawesi Selatan dan faktor-faktor yang menjadi penghambat UNFPA dalam menangani praktik FGM tersebut. Penelitian ini merupakan tipe penelitian kualitatif-deskriptif untuk menyajikan gambaran secara mendalam mengenai bagaimana bentuk upaya UNFPA dalam menangani praktik FGM. Data yang disajikan dan dianalisis dalam penelitian ini berasal dari hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak UNFPA Indonesia serta berbagai catatan organisasi, laporan resmi, dan sebagainya. Oleh karena itu, jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Analisis data pada penelitian ini menggunakan dua konsep utama, yaitu konsep organisasi internasional untuk menganalisis peran UNFPA sebagai sebuah organisasi internasional melalui upayanya untuk mengatasi praktik FGM di provinsi Sulawesi Selatan dan konsep kekerasan berbasis gender (KBG) untuk menjelaskan dan memperkuat alasan dari upaya yang dilakukan oleh UNFPA dalam menangani praktik FGM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh UNFPA setidaknya ada tiga (3), yaitu 1. Melakukan advokasi, baik kepada pemerintah Indonesia, tokoh agama, dan organisasi sipil lainnya, 2. Melakukan studi/penelitian di berbagai wilayah Indonesia dengan menggandeng UGM dan Komnas Perempuan, serta 3. Mendorong kerja sama dengan berbagai kelompok/organisasi anak muda, organisasi internasional lainnya, seperti UNICEF, dan komunitas agama. Dari upaya yang UNFPA lakukan untuk menangani praktik FGM melalui program BERANI I, didapatkan bahwa setidaknya ada tiga (3) peran UNFPA sebagai sebuah organisasi internasional, yaitu sebagai arena, instrumen, dan aktor. Di sisi lain, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi penghambat UNFPA dalam menangani praktik FGM yaitu faktor budaya, agama, kesehatan/medis, dan ekonomi. UNFPA menilai bahwa praktik FGM menghambat proses kesetaraan gender dapat terjadi. UNFPA juga menganggap bahwa pemerintah Indonesia dan tokoh agama merupakan dua pihak utama yang dapat mendorong penanganan praktik FGM. Oleh karena itu, UNFPA akan terus berupaya untuk melakukan advokasi, kerja sama, dan studi untuk mendorong penghapusan praktik FGM di Indonesia, khususnya provinsi Sulawesi Selatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: UNFPA, Female Genital Mutilation, BERANI I, Sulawesi Selatan
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 15 Apr 2026 02:33
Last Modified: 15 Apr 2026 02:33
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55142

Actions (login required)

View Item
View Item