M. YUSUF. M, M. YUSUF. M (2025) Peran International Court of Justice dalam menyelesaikan sengketa Kepulauan Chagos Antara Inggris dan Mauritius = The Role of the International Court of Justice in Resolving the Chagos Archipelago Dispute between the UK and Mauritius. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
E061211043-Gsx0aSn5rfwPCI4p-20250604152010.jpg
Download (743kB) | Preview
E061211043-1-2.pdf
Download (227kB)
E061211043-dp.pdf
Download (193kB)
E061211043-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 May 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
M. Yusuf. M, (E061211043), “Peran International Court Of Justice Dalam Menyelesaikan Sengketa Kepulauan Chagos antara Inggris dan Mauritius”, dibawah bimbingan Agussalim, S.IP, MIRAP., Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran serta strategi International Court of Justice dalam menyelesaikan sengketa kepulauan Chagos antara inggris dan Mauritius . Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian jenis kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui library research atau studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sengketa ini bukan hanya sekadar masalah hukum, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan hak asasi manusia yang mendalam. 1) Berdasarkan analisis yang dilakukan, bahwa ICJ memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan Advisory Opinion terhadap sengketa ini. Melalui Advisory Opinion yang dikeluarkan pada tahun 2019, ICJ menekankan bahwa pemisahan kepulauan Chagos dari Mauritius pada tahun 1965 tidak sah menurut hukum internasional. 2) Strategi ICJ dalam menangani kasus ini mencakup pendekatan yang bersifat inklusif dan berdasarkan pada norma-norma hukum internasional. Dimulai dari analisis konteks sejarah, fokus pada aspek dekolonisasi, penekanan pada resolusi PBB 1514 dan penempatan Yurisdiksi hati-hati. Peran dan strategi dari Internasional Court of Justice dalam menyelesaikan sengketa kepulauan Chagos antara Inggris dan Mauritius dapat dilihat pada dukungan yang diperoleh di tingkat internasional, hal ini yang kemudian menjadi indikator kesuksesan dari rezim internasional.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Advisory Opinion, ICJ, Inggris, Kepulauan Chagos, Mauritius |
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 01:37 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 01:37 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55128 |
