Diagnosa dan Terapi Demodicosis Pada Sapi Bali (Bos javanicus domesticus) Di Desa Bontoraya, Kec. Batang, Kab. Jeneponto = Diagnosis and Therapy of Demodicosis in Bali Cattle (Bos javanicus domesticus) In Bontoraya Village, Batang District, Jeneponto Regency


FITRA, DEWI NURFADILAH (2026) Diagnosa dan Terapi Demodicosis Pada Sapi Bali (Bos javanicus domesticus) Di Desa Bontoraya, Kec. Batang, Kab. Jeneponto = Diagnosis and Therapy of Demodicosis in Bali Cattle (Bos javanicus domesticus) In Bontoraya Village, Batang District, Jeneponto Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
C024241014-QKJYbitZekUR091A-20260123000823.jpeg

Download (48kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C024241014-1-2.pdf

Download (132kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C024241014-dp.pdf

Download (222kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
C024241014-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Demodicosis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi tungau Demodex bovis yang hidup di dalam folikel rambut dan kelenjar sebasea sapi. Penyakit ini umumnya berkembang secara perlahan dan dapat menimbulkan lesi kulit yang nyata apabila infestasi berlangsung dalam waktu lama. Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran klinis, proses penegakan diagnosis, serta penanganan demodicosis pada seekor sapi Bali (Bos javanicus domesticus) di Desa Bontoraya, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto. Pemeriksaan dilakukan melalui pemeriksaan klinis,pemeriksaan deep skin scraping, dan pemeriksaan hematologi. Hasil pemeriksaan klinis menunjukkan adanya lesi kulit berupa papula, nodul, keropeng tebal, alopesia multifokal, serta pruritus. Pemeriksaan deep skin scraping mengonfirmasi keberadaan tungau Demodex bovis, sedangkan pemeriksaan hematologi menunjukkan anemia ringan dan respons inflamasi non-spesifik. Penanganan dilakukan dengan pemberian ivermectin injeksi dosis 0,2 mg/kg bobot badan secara subkutan yang dikombinasikan dengan pemberian Biodin sebagai terapi suportif. Berdasarkan keterangan pemilik, respons klinis awal pasca-terapi ditandai dengan penurunan pruritus, perbaikan lesi kulit, serta peningkatan nafsu makan dan aktivitas sapi. Studi kasus ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis dalam penanganan demodicosis pada Sapi Bali di tingkat peternakan rakyat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Demodicosis, Demodex bovis, Sapi Bali, Ivermectin, Biodin, Studi Kasus
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 15 Apr 2026 00:18
Last Modified: 15 Apr 2026 00:18
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55114

Actions (login required)

View Item
View Item