Studi Kasus Left Displaced Abomasum (LDA) pada Sapi Perah Friesian Holstein Post-Patus di PT. Ultra Peternakan Bandung Selatan = Case Study of Left Displaced Abomasum (LDA) in Post-partum Friesian Holstein Dairy Cows at PT. Ultra Peternakan Bandung Selatan


ANINGPURA, ZAHROTUNNISA (2026) Studi Kasus Left Displaced Abomasum (LDA) pada Sapi Perah Friesian Holstein Post-Patus di PT. Ultra Peternakan Bandung Selatan = Case Study of Left Displaced Abomasum (LDA) in Post-partum Friesian Holstein Dairy Cows at PT. Ultra Peternakan Bandung Selatan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
C024241011-oHSqgYX5kGUyrOZw-20260122193153.jpg

Download (276kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C024241011-1-2.pdf

Download (883kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C024241011-dp.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
C024241011-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Left Displaced Abomasum (LDA) merupakan salah satu gangguan gastrointestinal yang sering terjadi pada sapi perah berproduksi tinggi, khususnya pada periode post-partus. Kondisi ini menyebabkan penurunan nafsu makan, gangguan motilitas pencernaan, dan penurunan produksi susu yang berdampak pada kerugian ekonomi peternakan. Tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan kejadian LDA pada seekor sapi Friesian Holstein di PT. Ultra Peternakan Bandung Selatan, serta menjelaskan prosedur tindakan pembedahan dan evaluasi kesembuhannya. Penulisan dilakukan secara deskriptif berdasarkan data anamnesis, pemeriksaan klinis, tindakan pembedahan, dan perawatan setelah operasi. Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan auskultasi-perkusi dengan ditemukannya suara “ping” pada area abdomen kiri. Prognosa dari kasus ini dinilai baik (fausta) karena LDA dapat dideteksi dini. Penanganan dilakukan dengan prosedur right flank omentopexy, disertai terapi antibiotik, antiinflamasi, dan vitamin sebagai suportif. Kondisi klinis sapi menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan meningkatnya nafsu makan dan produksi susu. Kasus ini menegaskan bahwa tindakan bedah yang tepat dan dilakukan sedini mungkin memberikan prognosis baik pada LDA, serta pentingnya manajemen nutrisi dan periode transisi sebagai upaya pencegahan kejadian berulang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Friesian Holstein, Left Displaced Abomasum, Omentopexy, Post-partus, Sapi Perah
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 14 Apr 2026 07:07
Last Modified: 14 Apr 2026 07:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55107

Actions (login required)

View Item
View Item