AZZAHRAH, ZALFAA (2025) Isolasi dan uji patogenitas cendawan Lasiodiplodia spp. yang berasosiasi dengan gejala busuk buah kakao = Isolat and Pathogenicity Test of Lasiodiplodia spp. Fungi Associated With Pod Rot Cacao Symptomps. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G061211080-hm3vMRIWKj1d2fep-20250817214141.png
Download (127kB) | Preview
G061211080-1-2.pdf
Download (1MB)
G061211080-dp.pdf
Download (489kB)
G061211080-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2027.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Permasalahan utama pada perkebunan kakao ialah adanya serangan hama dan patogen yang dapat menghambat produksi kakao. Salah satu penyakit yang paling merugikan ialah penyakit busuk buah yang disebabkan oleh infeksi cendawan yang mengakibatkan kerusakan yang signifikan pada kuantitas dan kualitas panen buah kakao. Salah satu cendawan yang berasosiasi dengan gejala busuk buah ialah Lasiodiplodia sp., yang merupakan salah satu cendawan penyebab penyakit penting pada kakao. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui patogenitas cendawan Lasiodiplodia sp. yang berasosiasi dengan gejala busuk buah kakao setelah diisolasi. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan isolasi cendawan dari buah bergejala asal Kab. Enrekang, uji daun, uji pertumbuhan suhu optimal, dan uji Detached pod yang disusun dalam rangan acak lengkap. Hasil. Hasil isolasi cendawan Lasiodiplodia sp. didapatkan total isolat sebanyak 15. Hasil uji daun menunjukkan tingkat virulensi isolat paling tinggi oleh isolat Lasiodiplodia sp. B1, Lasiodiplodia sp. B5, Lasiodiplodia sp. B9, Lasiodiplodia sp. B10, dan Lasiodiplodia sp. B13 sedangkan isolat Lasiodiplodia sp. B7 virulensinya rendah. Pada uji pertumbuhan optimal, isolat cendawan dapat tumbuh dari suhu 25–35 oC. Pada uji detached pod isolat Lasiopdiplodia sp. menunjukkan gejala berupa lesi, isolat Lasiodiplodia sp. B1 merupakan isolat yang paling agresif menimbulkan gejala baik metode pelukaan jaringan maupun non pelukaan jaringan dengan rata-rata pertumbuhan lesi 25%. Kesimpulan. Berdasarkan hasil isolasi didapatkan 15 isolat cendawan Lasiodiplodia sp. dan terhadapat beberapa isolat cendawan yang unggul dalam pengujian daun kakao dan detached pod, serta isolat cendawan tidak mampu tumbuh pada suhu 40 oC.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kab. Enrekang; Detached pod; suhu; virulensi; daun kakao |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Proteksi Tanaman |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 03:44 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 03:44 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55072 |
