HAMZAH, ARANDA SALSABILA AMANI RAMADHANI (2026) Student Engagement pada Mahasiswa Rantau: Perbandingan antara High Identity Status dan Low Identity Status = Student Engagement Among Overseas Students: Comparison Between High Identity Status and Low Identity Status. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021221052-03MykNBDUh7gdHir-20260119162848.png
Download (328kB) | Preview
C021221052-1-2.pdf
Download (271kB)
C021221052-dp.pdf
Download (233kB)
C021221052-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.
Download (807kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Mahasiswa rantau menghadapi tantangan adaptasi yang kompleks di perkuliahannya, mencakup aspek personal, sosial, dan akademik hingga berdampak pada stres emosional. Proses adaptasi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap identitas diri, yakni identity status yang terbagi ke dalam high identity status (achievement dan moratorium) serta low identity status (foreclosure dan diffusion). Semakin koheren identity status mahasiswa, maka mereka lebih mudah menavigasi diri terhadap tantangan perkuliahan. Sebaliknya, mereka akan menarik diri yang dapat menyebabkan student engagement-nya terhambat. Penelitian mengenai identity status dan student engagement pada mahasiswa rantau penting dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan mahasiswa, terutama karena kajian serupa terbatas dilakukan di Indonesia. Tujuan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat student engagement antara mahasiswa rantau dengan high identity status dan mahasiswa rantau dengan low identity status. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif terhadap 186 responden yang merupakan mahasiswa rantau Universitas Hasanuddin berusia 18-21 tahun. Instrumen penelitian meliputi Ego Identity Process Questionnaire (EIPQ) untuk mengukur identity status dan Student Engagement Scale (SES) untuk mengukur student engagement. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji Mann-Whitney U melalui SPSS Statistics 27 for Windows. Hasil. Uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai U = 14.000, Z = -11.7, dan p = <0.001 yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan pada student engagement di antara kedua kelompok. Mahasiswa dengan high identity status memiliki student engagement yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa dengan low identity status. Kesimpulan. Identity status berperan penting dalam membentuk student engagement mahasiswa rantau, sehingga instansi pendidikan disarankan merancang program pengembangan diri yang mendorong eksplorasi identitas secara positif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | status identitas; keterlibatan mahasiswa; mahasiswa rantau |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 01:18 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 01:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55052 |
