Ambisi atau Ekspektasi: Kontribusi Flourishing dan Social Pressure terhadap Kesiapan Menikah Generasi Z di Makassar = Ambition Or Expectations: The Contribution Of Flourishing And Social Pressure To Generation Z's Readiness For Marriage In Makassar


IMRAN, IRDA SYAIKHAH (2027) Ambisi atau Ekspektasi: Kontribusi Flourishing dan Social Pressure terhadap Kesiapan Menikah Generasi Z di Makassar = Ambition Or Expectations: The Contribution Of Flourishing And Social Pressure To Generation Z's Readiness For Marriage In Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
C021221031-6kLfx4TSaoYdMIJs-20260119154459.png

Download (417kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C021221031-1-2.pdf

Download (138kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C021221031-dp.pdf

Download (72kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
C021221031-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 December 2027.

Download (9MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Dalam perspektif psikologi perkembangan, teori psikososial Erikson melihat pernikahan sebagai tugas perkembangan, tepatnya pada tahapan intimacy versus isolation, yang mana individu usia 18 tahun diharapkan sudah mulai membangun hubungan romansa yang bermakna. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan yang ditandai oleh fenomena penurunan angka pernikahan, khususnya di Indonesia. Fenomena ini didasari oleh kesiapan menikah pada Generasi Z yang lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Kompleksitas tersebut tidak hanya berkaitan dengan usia legal, tetapi juga dipengaruhi oleh kesejahteraan psikologis individu (flourishing) dan tekanan sosial (social pressure) yang berasal dari keluarga dan lingkungan sosial. Adanya kesenjangan tersebut membuat peneliti tertarik untuk melihat kontribusi flourishing dan social pressure terhadap kesiapan menikah generasi Z di Kota Makassar. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi flourishing dan social pressure secara simultan maupun parsial terhadap kesiapan menikah generasi Z di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analisis regresi. Subjek penelitian berjumlah 378 Generasi Z berusia 18–27 tahun, belum menikah, dan berdomisili di Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala flourishing, Criteria for Marriage Readiness Questionnaire (CMRQ) untuk mengukur kesiapan menikah, serta subskala normative subjective norms dari Theory of Planned Marriage Intention Questionnaire untuk mengukur social pressure. Hasil. Kedua variabel tersebut terbukti dapat memprediksi peningkatan kesiapan menikah secara simultan (bersamaan) (F = 312,815; p < .001). Kemudian, dibuktikan pula dengan nilai R2 = .623 yang berarti 62,3% variabilitas kesiapan menikah dapat dijelaskan oleh flourishing dan social pressure, sementara 37,5% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti faktor finansial dan faktor budaya. Kesimpulan. Temuan ini dapat menjadi informasi preventif terhadap pemahaman individu generasi Z untuk mempersiapkan flourishing terlebih dahulu, seperti penguatan pemaknaan hidup, relasi sosial, dan pengembangan diri lainnya, sebelum diperkuat dengan social pressure untuk meyakinkan diri bahwa telah siap untuk memasuki fase kehidupan baru, yaitu menikah. Dengan begitu, diharapkan tidak terjadi lagi fenomena penundaan pernikahan atau penurunan angka pernikahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kesejahteraan psikologis; Kesiapan peran; Dewasa awal; Tekanan sosial
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 13 Apr 2026 07:13
Last Modified: 13 Apr 2026 07:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55044

Actions (login required)

View Item
View Item