RISWANDI, RISWANDI (2026) Kontribusi Persepsi Transformational Leadership terhadap Intention to Stay Karyawan Generasi Z di Kota Makassar = The Contribution of Perceived Transformational Leadership to the Intention to Stay among Generation Z Employees in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021211101-2jzX7MvRTS0KLNUf-20260121142929.jpg
Download (275kB) | Preview
C021211101-1-2.pdf
Download (192kB)
C021211101-dp.pdf
Download (65kB)
C021211101-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK RISWANDI. Kontribusi Persepsi Transformational Leadership terhadap Intention to Stay Karyawan Generasi Z di Kota Makassar. Hillman Wirawan, S.Psi., M.M., M.A., Ph.D. Latar Belakang. Dalam era disrupsi dan perubahan cepat, mempertahankan karyawan berkualitas menjadi tantangan utama bagi organisasi. Terutama dalam menghadapi generasi tenaga kerja baru, seperti generasi Z, yang memiliki karakteristik unik dan ekspektasi kerja yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Salah satu faktor yang diyakini dapat memengaruhi niat karyawan untuk bertahan (intention to stay) adalah gaya kepemimpinan yang diterapkan dalam organisasi. Transformational leadership merupakan gaya kepemimpinan yang menekankan inspirasi, motivasi, perhatian individual, dan stimulasi intelektual, yang secara teoritis dapat meningkatkan keterikatan dan loyalitas karyawan. Namun, efektivitas gaya kepemimpinan ini dalam konteks generasi Z masih perlu diuji secara empirik, khususnya dalam konteks kerja di Indonesia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi persepsi terhadap transformational leadership terhadap intention to stay pada karyawan generasi Z di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross- sectional survey. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 58 responden dari generasi Z yang bekerja di Kota Makassar, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala likert yang mengukur Transformational Leadership dan Intention to Stay. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi terhadap transformational leadership tidak berkontribusi secara signifikan terhadap intention to stay. Bahkan, hubungan yang terbentuk menunjukkan arah negatif, yang mengindikasikan bahwa transformational leadership tidak secara otomatis meningkatkan keinginan generasi Z untuk tetap berada dalam organisasi. Kesimpulan. Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara transformational leadership dan intention to stay pada karyawan generasi Z. Hal ini mengindikasikan bahwa transformational leadership belum tentu sesuai dengan ekspektasi generasi Z yang lebih menyukai gaya kepemimpinan partisipatif, fleksibel, dan kontekstual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: transformational leadership; intention to stay; generasi Z; karyawan |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 07:18 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 07:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55034 |
