DOMINASI ETNIS BUGIS DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA = THE DOMINANCE OF THE BUGIS ETHNIC GROUP IN THE REGIONAL HEAD ELECTION OF BOMBANA REGENCY


ARJUANDA, ARJUANDA (2025) DOMINASI ETNIS BUGIS DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA = THE DOMINANCE OF THE BUGIS ETHNIC GROUP IN THE REGIONAL HEAD ELECTION OF BOMBANA REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E041211043-2StXziYwB3891gkQ-20251008124914.jpg

Download (532kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E041211043-1-2.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of DapusF] Text (DapusF)
E041211043-dp.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E041211043-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dominasi etnis Bugis dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Bombana. Dominasi etnis Bugis menjadi fenomena menarik karena kelompok ini merupakan pendatang, namun mampu memenangkan semua kontestasi Pilkada sejak tahun 2005 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari elite partai politik, pemilih etnis Bugis dan pemilih etnis Moronene. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, ketegorisasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi politik etnis Bugis tidak hanya disebabkan oleh faktor jumlah populasi mayoritas (51,65%), tetapi juga penerapan strategi politik yang adaptif dan terstruktur. Strategi koalisi lintas etnis antara calon bupati Bugis dan wakil bupati Moronene menjadi formula politik yang berulang dalam setiap Pilkada. Pendekatan ini tidak hanya memperluas basis dukungan elektoral, tetapi juga menjaga keseimbangan politik di tengah masyarakat multietnis Bombana. Selain itu, penggunaan simbol budaya dan pendekatan kultural oleh kandidat Bugis berhasil membangun kedekatan emosional dengan sebagian pemilih lintas etnis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa politik identitas di Bombana tidak semata-mata menjadi pemicu konflik, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme negosiasi dan integrasi sosial. Temuan ini memperkuat teori politik etnik Milton J. Esman yang digunakan dalam penelitian ini, bahwa etnisitas dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya strategis dalam proses politik untuk mencapai stabilitas sosial dan konsensus elektoral.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Politik etnik, dominasi etnis, Pilkada.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 13 Apr 2026 05:25
Last Modified: 13 Apr 2026 05:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55022

Actions (login required)

View Item
View Item