RUMAISA, RUMAISA (2025) PERAN TENASCIN-C TERHADAP OUTCOME FUNGSIONAL PASIEN PASCA STROKE SETELAH INTERVENSI EXERGAME DAN ROBOTIC = THE ROLE OF TENACIN-C IN THE FUNCTIONAL OUTCOME OF POST-STROKE PATIENTS AFTER EXERGAME AND ROBOTIC INTERVENTION. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
C013202013-aRUZqwxoSbJF0rs4-20251007140904.jpg
Download (314kB) | Preview
C013202013-1-2.pdf
Download (1MB)
C013202013-dp.pdf
Download (421kB)
C013202013-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 September 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
RUMAISAH HASAN. ERAN TENASCIN-C TERHADAP OUTCOME FUNGSIONAL PASIEN PASCA STROKE SETELAH INTERVENSI EXERGAME DAN ROBOTIC (dibimbing oleh Irawan Yusuf,Syarif Hasan Luthfie, dan Yose Waluyo). Rehabilitasi Stroke menjadi salah satu intervensi paling jitu dalam peningkatan kualitas hidup penderita stroke hingga dapat mengembalikan kemampuan fungisonalnya. Terdapat berbagai metode yang dapat dilakukan untuk rehabilitasi stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivitasan exergame dan terapi robotik terhadap perbaikan fungsional outcome pada pasien pasca stroke. Penelitian ini menggunakan pendekatan Experimen, partisipan dalam penelitian ini sebanyak 52 partisipan yang dipilih secara acak di Rumah Sakit Tadjuddin Chalid Makassar. Masing-masing kelompok partisipan sebelum diberikan intervensi akan dinilai fungsional, TNC dan akan dibandingkan setelah pemberian intervensi. Penelitian ini menemukan bahwa intervensi melalui terapi exergame dan robotik memberikan perbaikan fungsional motoric dan sensorik yang lebih signifikan dibandingkan terapi konvensional pada pasien pasca stroke serta terdapat perbedaan yang mencolok dalam peran mediator Tenascin-C dan efektivitas keseluruhan model antar ketiga kelompok intervensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien yang menjalani Exergame Therapy mengalami perbaikan signifikan pada skor Fugl-Meyer Assessment (FMA-UE), khususnya pada domain motorik ekstremitas atas yang mencakup koordinasi, kekuatan, dan kontrol gerakan volunteer. Pada kelompok yang menerima Robotic Therapy, ditemukan pula perbaikan yang bermakna pada FMA, NHPT, maupun kekuatan genggam, dengan pola peningkatan yang stabil sepanjang intervensi. Penelitian ini mengungkap adanya peningkatan signifikan kadar Tenascin-C (TNC) pasca intervensi baik dengan exergame maupun robotic therapy. Hasil penelitian ini mendukung konsep bahwa robotik dan exergame sebaiknya tidak diposisikan sebagai kompetitor, tetapi sebagai strategi komplementer. Keyword: Exergame, Terapi Robotik, TNC, Stroke, Rehabilitasi Stroke
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keyword: Exergame, Terapi Robotik, TNC, Stroke, Rehabilitasi Stroke |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 00:50 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 00:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54981 |
