EVALUASI KOMPETENSI KOLABORASI MAHASISWA PADA PENERAPAN PENDIDIKAN LINTAS PROFESI BERBASIS KOMUNITAS DI UNIVERSITAS HASANUDDIN = EVALUATION OF STUDENT’S COLLABORATIVE COMPETENCE IN THE IMPLEMENTATION OF COMMUNITY BASED INTERPROFESSIONAL EDUCATION IN HASANUDDIN UNIVERSITY


WAHYU, SRI (2025) EVALUASI KOMPETENSI KOLABORASI MAHASISWA PADA PENERAPAN PENDIDIKAN LINTAS PROFESI BERBASIS KOMUNITAS DI UNIVERSITAS HASANUDDIN = EVALUATION OF STUDENT’S COLLABORATIVE COMPETENCE IN THE IMPLEMENTATION OF COMMUNITY BASED INTERPROFESSIONAL EDUCATION IN HASANUDDIN UNIVERSITY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
C012232005-5peAkbjrIoBERgPV-20251008102352.png

Download (134kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C012232005-1-2.pdf

Download (366kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C012232005-dp.pdf

Download (125kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C012232005-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 September 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Pendidikan interprofesi (IPE) memainkan peran penting dalam mempersiapkan tenaga kesehatan profesional untuk bekerja secara efektif sebagai sebuah tim. Salah satu format yang diterapkan adalah pendidikan interprofesi berbasis komunitas (CBIPE), di mana tim mahasiswa interdisipliner secara kolaboratif terlibat dalam kegiatan berbasis lapangan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program CBIPE, dengan perhatian khusus pada sosialisasi dan penilaian interprofesional mahasiswa. Metode: Penelitian ini menggunakan desain metode campuran. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner online yang menggunakan 19 item Interprofessional Socialization and Valuing Scale (ISVS-19). Untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang perspektif mahasiswa, kuesioner juga menyertakan tiga pertanyaan terbuka. Hasil: Sebanyak 290 mahasiswa dari sembilan program studi yang berhubungan dengan kesehatan di Universitas berpartisipasi dalam penelitian ini setelah penempatan CBIPE selama 30 hari di komunitas regional. Penelitian ini menemukan perbedaan yang signifikan dalam sosialisasi antarprofesi berdasarkan program studi dan status pendidikan. Mahasiswa lebih menyukai berkolaborasi dengan rekan dari Kedokteran, diikuti oleh Kedokteran Gigi dan Keperawatan. Sebaliknya, Kedokteran Hewan, Fisioterapi, Gizi, dan Farmasi umumnya dianggap sebagai rekan kolaborasi yang kurang disukai. Temuan kualitatif mengungkapkan tema-tema praktik kolaboratif seperti kolaborasi yang efektif, apresiasi tim, kejelasan peran. Tantangan yang dihadapi adalah sikap pribadi, komunikasi dan peran yang tidak jelas, dan para mahasiswa menyarankan dukungan untuk meningkatkan praktik kolaborasi di masa depan. Kesimpulan: Secara keseluruhan, para peserta telah mendapatkan manfaat dari peningkatan kompetensi kolaborasi setelah program ini, tetapi merasakan beberapa tantangan yang membutuhkan dukungan untuk praktik di masa depan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Interprofessional Education; Socialization; Community-based learning
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ekonomi > Ilmu Akuntasi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 06 Apr 2026 06:32
Last Modified: 06 Apr 2026 06:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54954

Actions (login required)

View Item
View Item