EVALUASI CAPAIAN PEMBELAJARAN INTERPROFESSIONAL EDUCATION (IPE) MAHASISWA DALAM MAGANG PKL TERPADU IPE PADA POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR: MIXED METHOD = EVALUATION OF INTERPROFESSIONAL EDUCATION LEARNING OUTCOME OF STUDENT IN INTEGRATED INTERNSHIP INTERPROFESSIONAL EDUCATION AT POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR: MIXED METHOD STUDY


SARTIKA, DWI (2025) EVALUASI CAPAIAN PEMBELAJARAN INTERPROFESSIONAL EDUCATION (IPE) MAHASISWA DALAM MAGANG PKL TERPADU IPE PADA POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR: MIXED METHOD = EVALUATION OF INTERPROFESSIONAL EDUCATION LEARNING OUTCOME OF STUDENT IN INTEGRATED INTERNSHIP INTERPROFESSIONAL EDUCATION AT POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR: MIXED METHOD STUDY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C012232014-MYihaswWN4JvPkoA-20251008152401.png

Download (62kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C012232014-1-2.pdf

Download (713kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
C012232014-dp.pdf

Download (713kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C012232014-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 September 2027.

Download (796kB)

Abstract (Abstrak)

Studi ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi bagaimana mahasiswa dari delapan latar belakang pendidikan yang berbeda berkolaborasi dalam praktik kolaboratif, (2) menganalisis hubungan di antara domain utama kolaborasi, termasuk kepemimpinan dan komunikasi, tujuan bersama dan pemahaman peran, hubungan antar anggota, manajemen konflik dan hambatan, keterlibatan pasien, dan pemberdayaan komunitas; serta (3) mengeksplorasi faktor yang mendukung dan tantangan dalam pembelajaran kolaboratif. Metode. Dilakukan dengan mixed-method dengan pendekatan eksplanatori desain, dimulai dengan pengumpulan data kuantitatif dari 793 mahasiswa vokasi di delapan profesi kesehatan menggunakan instrumen CPAT yang terdiri dari 7 faktor dan 48 item. Beberapa asumsi diuji, termasuk perbedaan dalam hasil IPE dan peran moderasi tujuan bersama, dengan analisis jalur dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan ini. Data kualitatif dari tiga pertanyaan terbuka kemudian dianalisis secara induktif menggunakan analisis tematik untuk mengeksplorasi pengalaman kolaboratif mahasiswa. Hasil. Perbedaan signifikan dalam hasil IPE ditemukan berdasarkan latar belakang pendidikan, dengan Keperawatan dan Farmasi sebagai mitra kolaborasi yang paling disukai, tetapi tidak berdasarkan tingkat program atau pengalaman kolaborasi sebelumnya. Mahasiswa Keperawatan memiliki skor CPAT tertinggi terutama dalam komunikasi, pengambilan keputusan, dan kolaborasi sedangkan mahasiswa Kesehatan Lingkungan memiliki skor terendah. Analisis mediasi menunjukkan bahwa tujuan dan peran bersama secara signifikan memediasi efek kepemimpinan dan komunikasi, serta temuan kualitatif menyoroti pengaruh paparan klinis dan pembelajaran terstruktur terhadap kompetensi kolaboratif, menekankan kebutuhan akan definisi peran yang lebih jelas, pelatihan manajemen konflik, dan IPE berbasis komunitas. Kesimpulan. Temuan ini menyoroti kebutuhan akan strategi IPE yang sensitif terhadap disiplin ilmu dan berbasis komunitas, serta memperkuat tujuan bersama dan kejelasan peran untuk memperkuat kolaborasi di antara mahasiswa profesi kesehatan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Evaluasi hasil; pendidikan antarprofesi; praktik kolaboratif antarprofesi; aktivitas antarprofesi berbasis komunitas; validasi model instrumen
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 06 Apr 2026 01:34
Last Modified: 06 Apr 2026 01:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54933

Actions (login required)

View Item
View Item