ANALISIS PERUBAHAN GAMBARAN FOTO RADIOGRAFI, ULTRASONOGRAFI (USG), MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI), KADAR SITOKIN IL-6 DAN SENSASI NYERI PADA PENDERITA OSTEOATRITIS LUTUT SEBELUM DAN SESUDAH TINDAKAN GENICULAR NERVE ABLATION (GNA) = Analysis of Radiographic Ultrasonographic (USG), Magnetic Resonance Imaging (MRI), IL-6 Cytokine Levels, and Pain Perception in Knee Osteoarthritis Patient Before and After Genicular Nerve Ablation (GNA) Procedure


FIDDIYANTI, ILMA (2025) ANALISIS PERUBAHAN GAMBARAN FOTO RADIOGRAFI, ULTRASONOGRAFI (USG), MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI), KADAR SITOKIN IL-6 DAN SENSASI NYERI PADA PENDERITA OSTEOATRITIS LUTUT SEBELUM DAN SESUDAH TINDAKAN GENICULAR NERVE ABLATION (GNA) = Analysis of Radiographic Ultrasonographic (USG), Magnetic Resonance Imaging (MRI), IL-6 Cytokine Levels, and Pain Perception in Knee Osteoarthritis Patient Before and After Genicular Nerve Ablation (GNA) Procedure. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C013211011-jAaRd3ib8Eq4I2Q0-20251008154031.jpg

Download (402kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C013211011-1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C013211011-dp.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C013211011-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 October 2027.

Download (8MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Latar Belakang: Osteoartritis (OA) merupakan bentuk artritis yang paling sering ditemukan. Tipe sendi yang paling sering adalah panggul, lutut, dan tangan ( Steinmetz, 2023). Osteoartritis (OA) adalah penyakit sendi degeneratif yang dikarakteristikkan oleh kerusakan tulang rawan, remodeling tulang, dan peradangan sendi. Sendi lutut adalah salah satu area yang paling umum terpengaruh, dan prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia. Tujuan: Untuk Menganalisis perubahan gambaran radiografi, ultrasonografi (USG) dengan skor OMERACT, Magnetic Resonance Imaging (MRI) dengan skor MOAKS, ekspresi sitokin IL-6, dan sensasi nyeri pada pasien osteoartritis lutut sebelum dan sesudah tindakan GNA. Material dan Metode: Penelitian eksperimental pretest-posttest dengan satu kelompok (one-group design). Evaluasi dilakukan menggunakan Foto Radiografi, USG, MRI, pengukuran IL-6 serum, serta skor VAS, NRS, dan WOMAC sebelum dan 3 bulan setelah tindakan GNA. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon dan Paired t-test dengan derajat signifikansi 0,05. dan dilanjutkan dengan penelitian Kuantitatif. Populasi dalam hal ini melibatkan 30 pasien osteoartritis derajat 1–4 di RSUD Cilegon Banten, periode September–Desember 2024. Hasil: Setelah tindakan GNA terjadi penurunan signifikan pada skor nyeri VAS (6,8 ± 0,9 menjadi 3,7 ± 0,8; p<0,001), NRS (6,6 ± 1,0 menjadi 3,5 ± 0,9; p<0,01). USG OMERACT menunjukkan penurunan derajat sinovitis pada 70% pasien. MRI MOAKS memperlihatkan perbaikan struktural pada 46,7% kasus, sedangkan gambaran radiografi menunjukkan perubahan minimal. Ekspresi IL- 6 serum menurun sebesar 28% secara bermakna (p<0,05). Kesimpulan: Tindakan Genicular Nerve Ablation efektif menurunkan nyeri dan ekspresi sitokin inflamasi IL-6 serta meningkatkan fungsi klinis pasien osteoartritis lutut, meskipun perubahan struktur radiografi memerlukan waktu lebih lama untuk terlihat. Kata kunci: steoartritis lutut, Genicular Nerve Ablation, VAS, WOMAC, IL-6, USG OMERACT, MRI MOAKS.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: steoartritis lutut, Genicular Nerve Ablation, VAS, WOMAC, IL-6, USG OMERACT, MRI MOAKS.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 02 Apr 2026 05:29
Last Modified: 02 Apr 2026 05:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54920

Actions (login required)

View Item
View Item