RANA, ZHAHRA FADHYLAH (2025) Hubungan Obesitas Terhadap Derajat Nyeri Pada Pasien Lansia Dengan Osteoarthritis Lutut Di RSUP Wahidin Sudirohusodo = The Relationship Between Obesity And Pain Severity In Elderly Patients At Wahidin Sudirohusodo General Hospital. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011211133-pW85EvJ1C6uwfQl9-20250602152413.jpg
Download (343kB) | Preview
C011211133-1-2.pdf
Download (163kB)
C011211133-dp.pdf
Download (52kB)
C011211133-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 May 2027.
Download (910kB)
Abstract (Abstrak)
ZHAHRA FADHYLAH RANA. Hubungan Obesitas Terhadap Derajat Nyeri Pada Pasien Lansia Di RSUP Wahidin Sudirohusodo (dibimbing oleh Dr. dr. Faridin HP, Sp.PD, K-R, FINASIM). Latar Belakang. Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit degeneratif sendi yang umum terjadi pada lansia dan ditandai dengan nyeri serta gangguan mobilitas. Obesitas diketahui sebagai salah satu faktor risiko penting yang memperberat derajat nyeri pada OA, terutama pada sendi lutut yang menopang berat badan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara obesitas dengan derajat nyeri pada pasien lansia yang menderita osteoarthritis lutut di RSUP Wahidin Sudirohusodo. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 43 pasien lansia penderita OA lutut yang menjalani perawatan di RSUP Wahidin Sudirohusodo. Data diperoleh dari rekam medis pasien dan pengukuran derajat nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis bivariat dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara obesitas dan derajat nyeri, serta mempertimbangkan usia sebagai variabel tambahan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (67,4%) dan berada dalam kelompok usia di bawah 70 tahun (81,4%). Sebagian besar pasien termasuk dalam kategori obesitas I (74,4%) dan mengalami nyeri ringan (65,2%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara obesitas dengan derajat nyeri (p = 0,004), serta antara usia dengan derajat nyeri (p = 0,000). Pasien dengan obesitas II cenderung mengalami nyeri sedang dibandingkan dengan pasien obesitas I. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dan derajat nyeri pada pasien lansia dengan osteoarthritis lutut. Peningkatan derajat obesitas berkorelasi dengan peningkatan derajat nyeri. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pengelolaan berat badan sebagai bagian dari strategi penanganan OA pada lansia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Osteoarthritis, Obesitas, Derajat Nyeri, Lansia, Nyeri Lutut |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 03:49 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 03:49 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54916 |
