ANUGERAH, ANDI (2025) Analisis Mineralogi dan Kimia Bentonit Bolangi, Kabupaten Gowa = Mineralogical and Chemical Study of Bolangi Bentonite, Gowa Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D111211012-Cover.png
Download (254kB) | Preview
D111211012-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (531kB)
D111211012-dp(FILEminimizer).pdf
Download (184kB)
D111211012-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Bentonit merupakan salah satu jenis endapan mineral non-logam yang memiliki beragam aplikasi penting dalam kehidupan sehari-hari dan industri. Indonesia diberkahi dengan sumber daya bentonit yang melimpah, dengan cadangan diperkirakan mencapai lebih dari 380 juta ton. Meskipun memiliki potensi sumber daya yang besar, pemanfaatan bentonit di Indonesia masih tergolong rendah, yang menyebabkan ketergantungan pada impor untuk memenuhi kebutuhan domestik. Maka dari itu, untuk mengoptimalkan pemanfaatan dari bentonit, dilakukan analisis terkait komposisi mineral dan kimia dari bentonit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis karakteristik mineralogi dan kimia bentonit Bolangi, Kabupaten Gowa dan menganalisis potensi pemanfaatannya. Analisis mineralogi dilakukan dengan metode mikroskopis dan XRD, sedangkan untuk analisis kimia dilakukan dengan metode XRF dan LOI. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa bentonit Bolangi didominasi oleh mineral smektit (montmorilonit) dengan mineral pengotor seperti ilit, felspar, magnetit dan kuarsa. Komposisi kimia dari bentonit Bolangi didominasi oleh SiO2 dengan komposisi 42,35% dan Al2O3 dengan komposisi 25,26% kemudian kandungan Fe2O3 dengan komposisi 5,06% yang dapat dikatakan cukup tinggi sehingga mempengaruhi kualitas dari bentonit. Kandungan CaO, MgO dan K2O yang lebih tinggi dari Na2O dengan perbandingan CaO dan Na2O 3:1 yang menandakan bahwa bentonit Bolangi ini termasuk tipe Ca-bentonit. Meskipun demikian, bentonit Bolangi masih dapat dimanfaatkan sebagai adsorben pada bahan pemucat warna (bleaching eart) pada industri pengolahan minyak tetapi perlu dilakukan aktivasi terlebih dulu. Ca-bentonit juga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan keramik karena kandungan SiO2 dan Al2O3 yang tinggi. Selain itu, Ca-bentonit juga berpotensi digunakan sebagai katalis heterogen dalam berbagai proses industri kimia, seperti dalam pengolahan minyak atsiri dan minyak lemak.
Keyword : bentonit, montmorilonit, mineralogi, pemanfaatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bentonite, montmorillonite, mineralogy, utilization. |
| Subjects: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 05:23 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 05:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54887 |
