MICHELLE, MARIA JEANE (2025) RELEVANSI POLITIK KEKERABATAN PADA PENEMPATAN KADER PEREMPUAN DALAM PEMILHAN LEGISLATIF DI DKI JAKARTA TAHUN 2024 = THE RELEVANCE OF KINSHIP POLITICS IN THE PLACEMENT OF FEMALE CADRES IN LEGISLATIVE ELECTIONS IN JAKARTA IN 2024. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
E041211026-dP1q94YyKhwFg3zb-20250702152737.jpg
Download (244kB) | Preview
E041211026-1-2.pdf
Download (204kB)
E041211026-dp.pdf
Download (101kB)
E041211026-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 June 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Partai politik di Indonesia merupakan institusi yang dianggap penting dalam membangun sistem politik demokrasi di Indonesia. Rekrutmen yang dilakukan partai politik merupakan wujud mencari kader-kader terbaik partai guna maju sebagai calon pada pemilihan legislatif di DKI Jakarta Tahun 2024. Kebijakan partai untuk merekrut kader merupakan amanat peraturan partai politik dan AD/RT tersebut yang patut dilaksanakan. Dengan demikian diharapkan mampu memuncukan wakil-wakil rakyat yang terbaik pada pemilihan legislatif 2024 di Provinsi DKI Jakarta. Tujuan penelitain ini adalah untuk menganalisis proses pengkaderan dan pencalonan kader perempuan yang mempunyai relevansi politik kekeluargaan dengan petahana pada Pemilihan Legislatif DKI Jakarta Tahun 2024. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan anggota DPRD DKI Jakarta yakni Farah Savira & Alia Noorayu Laksono serta DPP Partai Golkar dan perwakilan dari organisasi sayap partai Golkar yakni AMPI, studi literatur seperti artikel dan jurnal akademik, dan dokumentasi pada saat wawancara yaitu foto dan rekaman suara. Penelitian ini menggunakan teori representasi politik dari Hanna Pitkin (1967) dan konsep yang digunakan adalah politik kekerabatan, seperti yang dijelaskan oleh Dewi Anggraini (2013), Shem Iba (2019), dan Titin Purwaningsih (2015). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses seleksi internal partai seperti Golkar cenderung mengedepankan patronase yaitu dukungan dan hak istimewa dari incumbent yang pada konteks ini adalah kerabat dari anggota DPRD DKI Jakarta ini sendiri dan ikatan keluarga dalam menentukan kandidat perempuan sehingga mereka dapat memperoleh jabatan yang stategis. Temuan ini sejalan dengan teori Pitkin dan Phillips yang menunjukkan bahwa keterwakilan perempuan belum mencapai tingkat yang substansial, karena sebagian besar perempuan hadir bukan karena kemampuannya, melainkan karena hubungan kekerabatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | politik kekerabatan, penempatan kader, perempuan, pemilihan legislatif, DKI Jakarta |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 05:22 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 05:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54882 |
