Buzzer Politik dan Polarisasi Opini Publik tentang pemilihan presiden dan wakil presiden republik indonesia tahun2024 dalam media sosial = Political buzzer and polarization of public opinion regarding the 2024 election of president and vice president of the republic of indonesia on social media


ARNUS, SRI HADIJAH (2025) Buzzer Politik dan Polarisasi Opini Publik tentang pemilihan presiden dan wakil presiden republik indonesia tahun2024 dalam media sosial = Political buzzer and polarization of public opinion regarding the 2024 election of president and vice president of the republic of indonesia on social media. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
E033211003-Ugix05bpQVa7ZlWD-20250703145532.jpeg

Download (58kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E033211003-1-2.pdf

Download (744kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E033211003-dp.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E033211003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 June 2027.

Download (16MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan melihat isu apa saja yang diperbincangkan oleh buzzer politik di media sosial Twitter/X selama masa kampanye pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) Republik Indonesia tahun 2024, bagaimana bentuk jaringan percakapan terkait isu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2024, dan bagaimana polarisasi opini publik di media sosial tentang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan penelitian kualitatif berbasis digital. Data penelitian didapatkan dari postingan dan komentar netizen, serta hasil analisis SNA Drone Emprit Academic terhadap percakapan yang dilakukan di media sosial Twitter/X. Untuk melihat Polarisasi opini publik pada percakapan di media sosial Twitter/X, digunakan aplikasi Nvivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu yang dibicarakan oleh buzzer politik dan netizen di antaranya adalah isu tentang mahkamah konstitusi, debat calon presiden dan wakil presiden yang membicarakan program masing-masing calon, isu yang berbentuk trolling dan doxing, politik identitas, gerakan akademisi, kampanye akbar, dan penggunaan tagar serta pemberian julukan (labelling) untuk masing-masing pasangan calon. Pada jaringan percakapan tentang Pilpres 2024 terdapat empat klaster yang terbentuk, yaitu klaster pro Anis/Muhaimin, klaster Prabowo/Gibran, klaster Ganjar/Mahfud, klaster media dan klaster netral. Pada jaringan percakapan tersebut juga ditemukan penggunaan akun bot oleh beberapa pasangan calon. Berdasarkan peta jaringan SNA dan analisis percakapan tentang Pilpres 2024 di Twitter/X terlihat bahwa polarisasi opini publik terfokus pada konsep keberlanjutan dan konsep perubahan yang dibawa oleh pasangan calon 01 dan pasangan calon 02. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa buzzer politik sebagai alat yang berperan sebagai jembatan antara realitas virtual dan realitas faktual. Hal ini digunakan bukan untuk mengubah preferensi politik, tetapi untuk meneguhkan pilihan yang telah dimiliki oleh netizen. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah ilmu dalam bidang komunikasi dan memberikan pemahaman tentang posisi buzzer politik di era demokrasi digital. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi aktor dan praktisi politik, bagi pemerintah dalam membuat aturan terkait buzzer politik, dan mendorong penguatan literasi digital dan politik di masyarakat. Kata kunci: buzzer politik, polarisasi

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: buzzer politik, polarisasi, opini publik, media sosial, pilpres 2024
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 01 Apr 2026 02:16
Last Modified: 01 Apr 2026 02:16
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54849

Actions (login required)

View Item
View Item