AL IMRAN, PUTRI RAMADHANI (2025) Kontribusi FOMO Terhadap Impulsive Buying Kosmetik Pada Wanita Karir Dengan Openness To Experience Sebagai Pemoderasi = The Contribution of FOMO to Impulsive Buying of Cosmetics Among Career Women with Openness To Experience as a Moderator. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021211102-1hQKUHSL6VAmnoT9-20250514135147.jpg
Download (283kB) | Preview
C021211102-1-2.pdf
Download (169kB)
C021211102-dp.pdf
Download (101kB)
C021211102-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 April 2027.
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Perkembangan teknologi, dalam hal ini belanja online dan media sosial diketahui dapat mendorong perilaku impulsive buying. Tingkat impulsive buying yang tinggi justru rentan terjadi pada generasi milenial yang seharusnya memiliki pengendalian diri yang baik. Kerentanan akan perilaku impulsive buying akan semakin terdorong ketika individu mengalami perasaan negatif akibat ketinggalan tren atau pengalaman berharga orang lain yang disebut juga dengan Fear of Missing Out (FOMO). Perilaku individu tidak terlepas dari faktor kepribadian. Openness to experience merupakan trait kepribadian yang ditandai dengan keterbukaan akan pengalaman baru, rasa ingin tahu yang tinggi, dan imajinatif diduga berperan dalam mendorong perilaku impulsive buying. Penelitian terdahulu mengenai hubungan FOMO, impulsive buying, dan openness to experience menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengkaji hubungan antara FOMO dan impulsive buying, peran openness to experience sebagai moderator, sekaligus mengatasi keterbatasan pada penelitian terdahulu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi FOMO terhadap impulsive buying dan untuk mengetahui peran openness to experience dalam memoderasi kontribusi FOMO terhadap impulsive buying produk kosmetik pada wanita karir generasi milenial. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survey design berjenis cross-sectional. Partisipan penelitian ini adalah wanita karir generasi milenial sebanyak 207 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Hasil. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa FOMO berkontribusi terhadap impulsive buying produk kosmetik (p = ,000), sedangkan openness to experience ditemukan tidak berperan signifikan dalam memoderasi kontribusi FOMO terhadap impulsive buying produk kosmetik (p = ,865). Kesimpulan. FOMO berkontribusi sebesar 16% terhadap impulsive buying dan openness to experience tidak berperan secara signifikan sebagai pemoderasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | fear of missing out, pembelian impulsif, trait kepribadian, wanita bekerja, generasi milenial |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 03:28 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 03:28 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54844 |
